• Senin, 24 Januari 2022

Aksara Arab Pegon Medium Komunikasi Rahasia Pejuang Melawan Penjajah

- Kamis, 25 November 2021 | 10:15 WIB
Staf Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang memperlihatkan penggunaan Aksara Arab Pegon pada nama jalan. Dahulu, Aksara Arab Pegon digunakan sebagai media komunikasi rahasia untuk melawan penjajah Belanda. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)
Staf Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Serang memperlihatkan penggunaan Aksara Arab Pegon pada nama jalan. Dahulu, Aksara Arab Pegon digunakan sebagai media komunikasi rahasia untuk melawan penjajah Belanda. (Muhamad Tohir/Bantenraya.com)

Bahkan menjadi media komunikasi tulis untuk mengungkapkan hal ihwal yang terjadi di Kesultanan Banten.

Baca Juga: 17 Link Twibbon Hari Guru Nasional 25 November 2021, Terbaru, Terkeren dan Terpopuler

Pegon sendiri berasal dari kata bahasa Jawa yaitu pego yang artinya menyimpang.

Maksudnya, meski secara tampilan fisik aksara ini adalah aksara Arab atau hijaiyah namun ia bukan Bahasa Arab.

Apalagi, ada beberapa huruf yang dimodifikasi karena kebutuhan akan bunyi pada Bahasa Jawa yang tidak ada pada Bahasa Arab.

Baca Juga: Diduga Tilep Uang BLT Warga, Mantan Kepala Desa Pasindangan Kabupaten Lebak Diperiksa Polisi

Beberapa huruf modifikasi yang 'menyimpang' dari bahasa Arab itu misalkan huruf NG yang ditulis dengan huruf 'ain namun memiliki titik tiga di atas. ***

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Serang Bangun UDD PMI Kota Serang Tahun Depan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:06 WIB

Penerimaan Kanwil DJP Banten Lampaui Target

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:03 WIB
X