• Kamis, 27 Januari 2022

Walikota Cilegon Usulkan UMK 2022 Naik Tak Sampai 1 Persen, Buruh Ancam Tak Akan Pilih Helldy Agustian Lagi

- Rabu, 24 November 2021 | 15:17 WIB
Buruh berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Cilegon, Rabu 24 November 2021. Buruh mengancam tak akan kembali Helldy Agustian sebagai Walikota Cilegon setelah hanya mengusulkan kenaikan UMK 2022 hanya 0,71 persen. (Ainul Gillang/Banyenraya.com)
Buruh berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Cilegon, Rabu 24 November 2021. Buruh mengancam tak akan kembali Helldy Agustian sebagai Walikota Cilegon setelah hanya mengusulkan kenaikan UMK 2022 hanya 0,71 persen. (Ainul Gillang/Banyenraya.com)

"Seharusnya ini kesempatan Walikota Cilegon untuk pendekatan, yang seharusnya peduli kepada buruh Kota Cilegon," pintanya. 

Baca Juga: Tinjau Atap Ruang Laboratorium SMPN 1 Cibeber yang Roboh, Bupati Lebak: Langsung Diperbaiki Tahun Ini

Kata Rudi, kenaikan 0,71 persen dibawah rekomendasi pakar pengupahan yang mengusulkan 3,51 persen. 

"Kalau buruh 13,50 persen usulan kenaikannya," ungkapnya. 

Helldy sendiri dinilai pro kapitalis. Para buruh mengaku tak akan pilih Helldy Agustian lagi sebagai Walikota Cilegon.

Baca Juga: Pengabdian Masyarakat, Mahasiswa Unpam Ajarkan Membuat Masker dengan Metode Tie Dye yang Sedang Tren

"Kalau mau mencalonkan sebagai Walikota, harus bijak dan seadil-adilnya, ya tidak memilih lagi," tandasnya. 

Dengan usulan kenaikan UMK 2022 sebesar 0,71 persen, kenaikan upah hanya sekitar Rp30 ribu. 

"Kalau bijak, untuk menjaga hubungan industrial yang kondusif," ujarnya. 

Baca Juga: DPK Banten Gelar Lomba Film Dokumenter, SMAN 1 Cikande Juaranya

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X