• Kamis, 2 Desember 2021

APBD Banten 2022 Tembus Rp12,73 Triliun, Ini Rinciannya

- Rabu, 24 November 2021 | 08:24 WIB
Gubernur Banten Wahidin Halim menandatangani dokumen kesepakatan APBD Banten 2D22 dalam rapat paripurna DPRD Banten, Selasa 23 November 2021. PRD dan Pemprov Banten menyepakati struktur APBD Banten 2022 senilai Rp12,73 triliun dan berikut rinciannya. Dari pendapatan dan belanja. (Dokumentasi Biro Adpim Setda Provinsi Banten)
Gubernur Banten Wahidin Halim menandatangani dokumen kesepakatan APBD Banten 2D22 dalam rapat paripurna DPRD Banten, Selasa 23 November 2021. PRD dan Pemprov Banten menyepakati struktur APBD Banten 2022 senilai Rp12,73 triliun dan berikut rinciannya. Dari pendapatan dan belanja. (Dokumentasi Biro Adpim Setda Provinsi Banten)

BANTENRAYA.COM – Pemprov Banten dan DPRD Provinsi Banten telah menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang APBD Banten 2022.

Pengesahan digelar dalam rapat paripurna DPRD Banten tentang Pengambilan Keputusan tentang Persetujuan DPRD terhadap Raperda APBD Banten 2022, Selasa 23 November 2021.

Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Banten Budi Prajogo mengatakan, pembahasan Raperda tentang APBD Banten 2022 telah dilakukan oleh Badan Anggaran bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Banten. Berikut rinciannya.

Baca Juga: Banten Terapkan PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Objek Wisata Tetap Buka tapi.....

“Raperda tentang APBD Banten 2022 memiliki struktur penganggaran sebagai berikut. Anggaran pendapatan sebesar Rp12,1 triliun lebih," ujarnya.

"Anggaran belanja sebesar Rp12,7 triliun lebih. Defisit anggaran sebesar Rp554,5 miliar dan anggaran pembiayaan netto sebesar 554,5 miliar,” imbuhnya.

Budi merinci, pendapatan daerah sebesar Rp12,19 triliun. Terdiri atas pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp7,79 triliun yang meliputi pajak daerah sebesar Rp7,28 triliun.

Baca Juga: Ingin Curi Poin di Sleman, Persita Pantang Remehkan Persebaya

Retribusi daerah sebesar Rp20,28 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp52,96 miliar dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp435,98 miliar.

Lebih lanjut dipaparkan Budi, pendapatan transfer Rp4,39 triliun meliputi dana bagi hasil sebesar Rp612,39 miliar.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pleno Penetapan UMK 2022 di Banten Ditunda, Ada Apa?

Rabu, 24 November 2021 | 17:00 WIB

Besok, Gubernur Umumkan Besaran UMP Banten 2022

Kamis, 18 November 2021 | 10:26 WIB
X