• Selasa, 16 Agustus 2022

Jangan Cuma Nyumpahin Mati, Camat dan Lurah Juga Harus Punya Solusi Jitu Tangani Sampah

- Minggu, 7 November 2021 | 21:35 WIB
Pengendara motor melintas di dekat spanduk bertuliskan "Inalilahi wainailahi rojiun turut berduka cita yang buang sampah di sini" yang terpasang di Jalan Frontage Unyur, Kota Serang, Minggu 7 November 2021.  (Doni Kurniawan/Banten Raya)
Pengendara motor melintas di dekat spanduk bertuliskan "Inalilahi wainailahi rojiun turut berduka cita yang buang sampah di sini" yang terpasang di Jalan Frontage Unyur, Kota Serang, Minggu 7 November 2021. (Doni Kurniawan/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang Roni Yurani angkat bicara terkait viralnya spanduk larangan buang sampah sembarangan yang bertuliskan ''Innalillahi wa innailaihi rojiun turut berduka cita yang buang sampah di sini" yang terpasang di salah satu tembok di ruas Jalan Frontage tepatnya di seberang jalan Perumahan Banten Indah Permai (BIP), Kelurahan Unyur, Kecamatan Serang, Kota Serang, Minggu 7 November 2021.

 

Roni Yurani menyentil spanduk bernada sindiran keras tersebut. Kata Roni, jangan cuma bisa sumpahin oknum warga yang buang sampah sembarangan.

Roni Yurani meminta camat dan lurah pun harus punya solusi jitu untuk menangani sampah di wilayahnya masing-masing. Sebab kecamatan dan kelurahan memiliki massa yang bisa diberdayakan.

Baca Juga: Atletik Kabupaten Serang Berjaya di Piala Bupati Lebak


"Camat dan lurah harus cari solusi jangan cuma nyuruh DLH ngambil dan angkut doang. Itu cara lama. Harus punya langkah-langkah apa yang harus dilakukan, kan kelurahan dan kecamatan punya masyarakat itu bisa digerakkan, kalau kami kan keterbatasan SDM," kata Roni, dihubungi Bantenraya.com via ponselnya, Minggu 7 November 2021.

 

Roni Yurani mencontohkan pihaknya memiliki pengolahan sampah dengan cara magot atau memanfaatkan sampah menjadi bernilai ekonomis.

"Terkait bagaimana cara penanganannya bisa koordinasi dengan DLH. Nanti kami kasih edukasi. Bikin kelompok-kelompok masyarakat untuk pegiat lingkungan, sehingga bagaimana cara mengatasi sampah yang baik yang menghasilkan nilai ekonomi," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KUA PPAS Kota Serang Tahun 2023 Bertambah 2 Miliar

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:52 WIB

10 Tahun Tunggak Pajak, SPPT PBB-P2 Diblokir

Senin, 25 April 2022 | 22:21 WIB

Sepakbola Target Meraih Medali Emas Porprov VI

Kamis, 31 Maret 2022 | 21:57 WIB
X