• Jumat, 19 Agustus 2022

Maknai Sumpah Pemuda, Eeng Kosasih Ajak Pemuda Menjadi Pelaku Ekonomi Kreatif

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:41 WIB
Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang Eeng Kosasih, Rabu 27 Oktober 2021. (Tanjung/Bantenraya)
Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang Eeng Kosasih, Rabu 27 Oktober 2021. (Tanjung/Bantenraya)

BANTEN RAYA.COM  - Ketua DPD KNPI Kabupaten Serang Eeng Kosasih mengajak para pemuda di Kabupaten Serang dalam rangka memaknai Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-93 untuk menyiapkan diri menjadi pelaku ekonomi kreatif.

Untuk menjadi pelaku ekonomi kreatif diperlukan inovasi dan kreatifitas di dalam bidang usaha sehingga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat di sekitarnya.

Eeng juga mengajak para pemuda merubah orientasi dari bercita-cita menjadi pekerja menjadi pencipta lapangan kerja mlelaui kegiatan ekonomi kreatif.

Baca Juga: Covid-19 Melandai Bukan Alasan! Siap-siap Pemprov Banten Bakal Kembali Perketat Disiplin Prokes

"Pemuda ke depan diharapkan mampu memiliki inovasi dan kreatifitas dalam bidang usaha, karena peluang kerja di industri terutama di masa pandemi ini agak sulit, sehingga pemuda perlu berperan aktif dalam menciptakan lapangan kerja," ujar Eeng, Rabu 27 Oktober 2021.

Disadari atau tidak, kata Eeng, masih banyak pemuda di Kabupaten Serang yang tidak memiliki skil yang memadai, hal itu terlihat dari tingkat pengangguran di kalangan pemuda di Kabupaten Serang masih lumayan cukup tinggi.

"Pemuda harus mengambil peran sebagai pelaku ekonomi kreatif yang saat ini sedang digencarkan baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah," tuturnya.

Pria yang menjabat Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Kemitraan Usaha Jasa Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) itu menutrukan, selain pemuda harus mempersiapkan diri sebagai pemimpin di masa depan yang paling penting harus siap menghadapi persaingan di dunia usaha.

Baca Juga: Masyarakat Diimbau Bijak Gunakan Bahasa Indonesia di Medsos

"KNPI Kabupaten Serang sendiri tahun 2021 ini akan memberikan modal kepada 15 kelompok pelaku usaha yang diprioritaskan untuk usahanya yang sudah jalan namun terkendala modal," katanya.***

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X