• Jumat, 21 Januari 2022

Oknum Polisi yang Banting Mahasiswa Ditahan 21 Hari dan Turun Pangkat

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:30 WIB
  Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto saat ekpose kelanjutan pemeriksaan oknum polisi yang melakukan smackdown ke mahasiswa di Mapolda Banten, Kamis 21 Oktober 2021. (darjat nuryadin/bantenraya.com)
Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto saat ekpose kelanjutan pemeriksaan oknum polisi yang melakukan smackdown ke mahasiswa di Mapolda Banten, Kamis 21 Oktober 2021. (darjat nuryadin/bantenraya.com)

"Hal meringankan, NP mengakui perbuatan dan menyesali perbuatannya, NP telah meminta maaf secara langsung, NP telah mengabdi selama 12 tahun tanpa pernah dihukum, kode etik, disiplin dan pidana. NP aktif dalam pengungkapan perkara atensi publik, seperti kejahatan jalanan dan sebagainya," ungkapnya.

Shinto menegaskan, penindakan terhadap oknum anggota kepolisian ini merupakan perintah Kapolda Banten Irjen Rudy Heriyanto Adi Nugroho agar bergerak cepat untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

Baca Juga: Link Twibbon Hari Santri Nasional dengan Latar Almarhum Gus Dur

"Keputusan ini sudah menjadi representasi ketegasan Kapolda Banten dalam menindaklanjuti pelanggaran anggota secara cepat, efektif, transparan dan berkeadilan," tegasnya.

Sementara itu, korban Muhammad Fariz Amrullah mengatakan pihaknya belum melakukan langkah hukum, atas apa yang dilakukan oleh NP kepadanya. Sebab dirinya masih melakukan pemulihan kesehatan.

"Untuk masalah laporan pidana itu masih kita bicarakan anatara saya dengan pendamping hukum saya, karena untuk saat ini fokus saya pun masih dalam proses pemulihan secara menyeluruh secara sembuh total. Intinya secara kesehatan yang saya alami paska insiden yang saya alami," katanya.

Baca Juga: Terus meluas! Kecamatan Sumur, Cikeusik, Sukaresmi, Panimbang Pandeglang Jadi Lokasi Perusahaan Tambak Udang

Untuk diketahui sebelumnya, sebuah video aksi kekerasan yang dilakukan oleh oknum Polisi Polresta Tangerang terhadap mahasiswa yang tengah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Tangerang pada Rabu (13/10) viral di media sosial.

Dalam video itu, terlihat sekelompok mahasiswa pengunjuk rasa terlibat aksi dorong-dorongan dengan aparat kepolisian. Terlihat seorang oknum polisi berpakaian hitam memiting leher seorang pendemo.

Tidak lama kemudian, oknum polisi secara tiba-tiba membanting tubuhnya ke lantai. Pasca kejadian itu, korban itu terlihat kejang-kejang, dan polisi lain yang melihat kejadian itu mencoba membangunkan dan menyadarkan korban. ***

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Banten Serahkan LKPD TA 2021 Lebih Awal

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:00 WIB
X