• Senin, 17 Januari 2022

Pura-Pura Bawa Permen dan Eskrim, Paman di Kota Serang Ini Cabuli Balita 4 Tahun, Kelaminnya di....

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Ilustrasi pencabulan. Pria asal Kota Serang tega mencabuli keponakannya sendiri berusia 4 tahun. (pixabay.com)
Ilustrasi pencabulan. Pria asal Kota Serang tega mencabuli keponakannya sendiri berusia 4 tahun. (pixabay.com)

BANTENRAYA.COM - Seorang bocah perempuan berusia 4 tahun menjadi korban pencabulan oleh pamannya sendiri berinisial A (37), warga Kecamatan Serang, Kota Serang.

Setiap melakukan aksinya, korban diimingi-imingi jajanan eskrim dan permen.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, kasus pencabulan yang terjadi sejak awal Oktober 2021 itu, bermula saat pelaku sering bertamu ke rumah korban.

Baca Juga: Lumat Barito Putera 0-1, PSIS Raih Puncak Klasemen dan Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan

Saat itu, rumah pelaku sedang direnovasi.

Setiap kali datang, pelaku selalu membawa jajanan es krim dan permen.
Tak disangka, pelaku memiliki hasrat terhadap bocah perempuan yang juga keponakannya tersebut.

Bahkan pelaku nekat mencabuli keponakannya itu di belakang rumah korban.

Baca Juga: Peserta CPNS Yang Reaktif dan Positif Korona Tetap Bisa Tes SKD

Kapolres Serang AKBP Maruli Ahiles Hutapea membenarkan jika Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Serang Kota, mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencabulan.

"Betul, pelaku berinisial A kita tangkap pada 15 Oktober kemarin, saat pelaku sedang bekerja ingin mengirim barang menggunakan mobil truk di Lampu Merah Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cipare Kecamatan Serang, Kota Serang," katanya kepada Banten Raya, Rabu 20 Oktober 2021.

Menurut Maruli, saat ditangkap di tempat kerjanya, awalnya pelaku sempat mengelak.

Baca Juga: Somasi Deddy Corbuzier, Akun Propeksos Diserbu Netizen: Keliatan Caper dan Pansos

Tapi setelah dibawa ke Polresta Serang Kota dan menjalani pemeriksaan di Unit PPA, kejahatannya pun terungkap.

"Perbuatan tersebut dilakukan pelaku terhadap korban berulang kali sebanyak 6 kali," ujarnya.

Maruli menjelaskan, pelaku merupakan paman korban dan sering mengunjungi rumah korban untuk ikut beristirahat. Sebab rumah korban dan pelaku berdekatan.

Baca Juga: Putus Cinta, Pemuda Nekat Siram Air Keras ke Wajah Mantan Pacar

"Awal mula tersangka sering mampir ke rumah korban untuk beristirahat, dikarenakan rumah pelaku sedang dibangun," ujarnya.

Maruli menambahkan, adapun modusnya yaitu pelaku memberikan es krim gratis, untuk membujuk korban agar menuruti kemauan bejatnya tersebut.

"Tersangka sering memberikannya cemilan berupa permen maupun es krim. Jadi modusnya iming-iming memberi es krim," tambahnya.

Maruli menegaskan, sejauh ini pelaku hanya melakukan pencabulan, dengan cara menggesekkan alat kelamin pelaku kepada korban.

"Korban dipangku, kemudian menggesek-gesekkan alat kelaminnya ke bokong korban," tegasnya.

Atas perbuatannya itu, Maruli mengatakan, pelaku akan dijerat dengan pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Dia terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun," jelasnya. ***

Halaman:
1
2
3

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tawuran di Kota Serang, Seorang Pelajar Tewas

Kamis, 13 Januari 2022 | 21:45 WIB
X