• Jumat, 21 Januari 2022

Pemkot Serang Perbolehkan Masyarakat Rayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:02 WIB
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Doni Kurniawan/Banten Raya)
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Doni Kurniawan/Banten Raya)

BANTEN RAYA.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memperbolehkan masyarakat merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada tahun 2021 ini.

Meski masyarakat diperbolehkan memperingati Maulid Nabi Muhammad pada tahun 2021 ini, namun Pemkot Serang memberikan satu syarat yaitu agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengatakan, Pemkot Serang memperbolehkan masyarakat merayakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW secara meriah namun ia meminta syarat agar pelaksanaan peringatan maulid nabi itu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Libur Maulid Nabi, ASN Pemkab Pandeglang Dilarang Ambil Cuti

"Boleh. Tidak apa-apa. Tapi harus tetap prokes," kata Subadri, Rabu, 20 Oktober 2021.

Diketahui pada tahun 2020 Pemkot Serang sempat melarang peringatan Maulid Nabi Muhammad secara besar-besaran karena dikhawatirkan akan terjadi penularan virus Covid-19 selama pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad.


Namun karena jumlah Covid-19 di Kota Serang saat ini terus menurun maka peringatan Maulid Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dipernolehkan.

Meski diperbolehkan perayaan Maulid Nabi Muhammad harus dilakukan dengan biasa tidak boleh terlalu ramai sehingga menimbulkan masalah

"Boleh tapi tidak sewah tahun-tahun sebelumnya saat belum ada Covid-19," katanya.

Diketahui Kota Serang merupakan salah satu daerah di Banten yang rutin setiap tahun menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad. Bahkan di beberapa tenpat peringatan Maulid Nabi Muhammad dilakukan dalam skala besar-besaran.

Baca Juga: Tokoh Adat Baduy Dalam Ayah Mursid Inginkan Lapangan di Perbatasan Kanekes-Kebon Cau Jadi Pasar Rakyat

Tak jarang, puluhan bahkan ratusan juta rupiah dihabiskan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Salah satu tradisi yang masih eksis sampai saat ini adalah ngaropok atau rebutan sajian makanan atau barang yang ada pada panjang mulud.

Panjang mulud sendiri merupakan hiasan menyerupai tandu dalam bentuk yang lebih kecil yang berfungsi sebagai tempat meletakkan makanan atau barang guna perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Panjang mulud bisa berbentuk rumah gadang, mashid, atau hewan seperti ikan dan unta.

Namun pada perkembangannya bentuk panjang berubah-ubah menyesuaikan keinginan masyarakat.

Subadri mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad bertujuan mengagungkan Nabi terakhir itu. Juga sebagai wujud cinta dan syukur umat Islam atas kelahiran Rasulullah yang menyempurnakan semua agama terdahulu yang dibawa nabi sebelumnya. ***

 

Halaman:
1
2

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Serang Bangun UDD PMI Kota Serang Tahun Depan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:06 WIB

Penerimaan Kanwil DJP Banten Lampaui Target

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:03 WIB
X