• Kamis, 27 Januari 2022

Pemkot Serang Perbolehkan Masyarakat Rayakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 15:02 WIB
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Doni Kurniawan/Banten Raya)
Sebuah keranda berbentuk ikan siap digunakan untuk panjang mulud (Doni Kurniawan/Banten Raya)

Baca Juga: Tokoh Adat Baduy Dalam Ayah Mursid Inginkan Lapangan di Perbatasan Kanekes-Kebon Cau Jadi Pasar Rakyat

Tak jarang, puluhan bahkan ratusan juta rupiah dihabiskan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Salah satu tradisi yang masih eksis sampai saat ini adalah ngaropok atau rebutan sajian makanan atau barang yang ada pada panjang mulud.

Panjang mulud sendiri merupakan hiasan menyerupai tandu dalam bentuk yang lebih kecil yang berfungsi sebagai tempat meletakkan makanan atau barang guna perayaan Maulid Nabi Muhammad.

Panjang mulud bisa berbentuk rumah gadang, mashid, atau hewan seperti ikan dan unta.

Namun pada perkembangannya bentuk panjang berubah-ubah menyesuaikan keinginan masyarakat.

Subadri mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad bertujuan mengagungkan Nabi terakhir itu. Juga sebagai wujud cinta dan syukur umat Islam atas kelahiran Rasulullah yang menyempurnakan semua agama terdahulu yang dibawa nabi sebelumnya. ***

 

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Walikota Syafrudin Sentil Lurah Soal Tumpukan Sampah

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:51 WIB

Pemkot Serang Bangun UDD PMI Kota Serang Tahun Depan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:06 WIB
X