• Rabu, 19 Januari 2022

Pembahasan UMP Banten 2022 Terkendala SE Menaker

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 08:00 WIB
Ilustrasi UMP Banten 2022. Pembahasan UMP sendiri belum bisa dilakukan karena SE dari Menaker belum juga turun. ( EmAji/pixabay.com)
Ilustrasi UMP Banten 2022. Pembahasan UMP sendiri belum bisa dilakukan karena SE dari Menaker belum juga turun. ( EmAji/pixabay.com)

"Ketiga, terdapat 8 data yang digunakan dalam formula penetapan upah minimum baik pada tingkat provinsi ataupun kabupaten/kota,” paparnya.

Soal batas waktu penetapan, baik untuk UMP dan UMK akan ditetapkan dalam wkatu yang berdekatan. UMP ditetapkan pada tanggal 21 November setiap tahunnya.

“Sementara UMK ditetapkan paling lambat pada tanggal 30 November setiap tahunnya,” tuturnya.

Baca Juga: Hasil Pertandingan Victor Denmark Open Malam ini, Tim Indonesia Sukses namun Ada Satu Ganda Campuran Kalah 

Kepala Disnakertrans Provinsi Banten Al Hamidi mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih pada tahap sosialisasi pada Dewan Pengupahan Kabupaten/kota.

“PP Nomor 78 (2020) ke PP 36 (2021) berubah kan sekarang. Ada perhitungan yang ditentukan oleh (data) statistik,” ujarnya.

Seperti diketahui, untuk tahun ini Gubernur Banten Wahidin Halim menetapkan besaran UMP Banten 2021 sama dengan tahun sebelumnya yaitu di angka Rp2.460.994,54.

Baca Juga: Carli, Tersangka Pembunuh Penjaga Pantai Marbella Terancam Hukuman Mati

Tidak adanya kenaikan standar upah terjadi lantaran pertimbangan kondisi perekonomian pada masa pandemi Covid-19.

 Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Banten Nomor 561/kep.253-Huk/2020 tentang Penetapan UMP Banten Tahun 2021 yang ditandatangani pada 31 Oktober 2020.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BAZNAS Banten Raih Dua Award Sekaligus

Senin, 17 Januari 2022 | 15:52 WIB

Kemenggelembungan Silpa Banten

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:16 WIB
X