• Kamis, 27 Januari 2022

Panjang Mulud di Cilegon ada Meriam Ki Amuk, Menara Banten dan Masjid Kapal Bosok

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 16:30 WIB
Panjang Mulud berupa replika Meriam Ki Amuk dan Menara Banten dalam acara Maulid Nabi Muhammad di Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Cilegon Selasa 19 Oktober 2021. (Uri mashuri/bantenraya.com)
Panjang Mulud berupa replika Meriam Ki Amuk dan Menara Banten dalam acara Maulid Nabi Muhammad di Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Cilegon Selasa 19 Oktober 2021. (Uri mashuri/bantenraya.com)

 

BANTENRAYA.COM - Hiasan Panjang Mulud berupa replika Meriam Ki Amuk, Menara Banten sampai dengan Masjid Kapal Bosok menghiasi Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lingkungan Cibeber, Kecamatan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa 18 Oktober 2021.

Hiasan itu sengaja dibuat warga sebagai salah satu tradisi yang sudah berlangsung puluhan tahun. 

Bahkan, untuk hiasan sendiri menjadi penilaian selain isi panjang yang jumlah totalnya mencapai Rp370 juta lebih. 

Baca Juga: Pidato Bung Karno di Peringatan Maulid Nabi, Menggelegar dan Membuat Muslimin Makin Cinta Nabi Muhammad SAW

Salah satu warga di Lingkungan Cibeber Naimah menjelaskan,  jika panjang tersebut dikerjakan warga selama satu malam. Dimana setiap gang atau RT menyiapkan konsep hiasan Mulud. 

"Setiap gang ada konsepnya. Ada juga sekarang itu Meriam Ki Amuk dan Menara Bantennya, lalu ada Masjid Kapal Bosok yang khas Serang," katanya saat melihat panjang Mulud di halaman Masjid Attawun, Lingkungan Cibeber, Kota Cilegon, Selasa 19 Oktober 2021.

Untuk hiasan sendiri, bisa membutuhkan uang jutaan rupiah, baik berupa kaso, alat dan lainnya, termasuk bahan penghias. 

Baca Juga: Sapi Limosin Presiden Jokowi Jadi Hadiah di Panjang Mulud Kota Cilegon, Harganya Rp370 Juta

"Nilainya jutaan rupiah. Kalau hiasanya kain sajadah dan lainnya itu bisa mencapai puluhan juta," imbuhnya. 

Sebelumnya, Ketua Risma Attawun Lingkungan Cibeber Ade Ubaidil menjelaskan, jika sedekah Mulud itu rutin menjadi tradisi dan dilombakan antar gang atau RT. 

Ada total kurang lebih Rp370 juta untuk semua sedekah panjang, termasuk juga hewan ternak sapi limosin dan juga kerbau. 

Baca Juga: Mantan Kepala UPT Samsat Malingping Provinsi Banten Dituntut 7 Tahun Penjara  

"Yah menjadi tradisi untuk setiap tahunnya," paparnya. 

Ade menjelaskan, nantinya panjang Mulud tersebut dibagikan kepada para pezikir yang ikut lomba. 

"Nanti yang menang mendapatkan hadiah panjang Mulud," imbuhnya. 

Baca Juga: Draf Rakerda Bocor, PAN Cilegon Pastikan Jadi Oposisi Helldy dan Sanuji

Panjang itu juga, papar Ade, akan dibagikan ke sejumlah pesantren yang ada. 

"Didistribusikan juga ke sejumlah pesantren," pungkasnya. ***

Halaman:
1
2
3

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X