• Selasa, 18 Januari 2022

Bandar Judi Togel Online Hongkong dan Singapura Diciduk di Cikande

- Senin, 18 Oktober 2021 | 19:00 WIB
Ilustrasi judi togel. Dua bandar judi togel online di Kabupaten Serang ditangkap petugas.  (Hallo Banten)
Ilustrasi judi togel. Dua bandar judi togel online di Kabupaten Serang ditangkap petugas. (Hallo Banten)

BANTENRAYA.COM - Tim Resmob Polres Serang mengamankan dua pelaku bandar judi togel online jenis Hongkong, dan Singapura berinisial AS (52) dan SM (46).

Kedua bandar judi togel online itu di tangkap di dua lokasi berbeda di Desa Cikande, Kecamatan Cikande dan Desa Panamping Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

Dalam penangkapan dia banjar judi togel online itu, kepolisian mengamankan barang bukti 20 lembar buku rekapan, uang Rp1,4 juta, 3 unit handphone, 1 buah kalkulator, satu tas dan dompet serta 1 unit motor Honda Beat sebagai sarana dalam aktivitas perjudian.

Baca Juga: Lanjutan Liga 2 Senin 18 Oktober 2021, Perserang Takluk dari Persekat Tegal 1-3

Kapolres Serang AKBP Yudha Satria mengatakan, penangkapan terhadap bandar judi bermula dari laporan warga Desa Cikande, yang resah dengan aktivitas perjudian di lingkungannya.

Apalagi banyak juga warga yang bermain judi.

"Dari laporan itu kita menindaklanjuti laporan tersebut, pada Sabtu malam sekitar pukul 20:30 WIB, kami melakukan penggerebegan dan berhasil mengamankan tersangka AS saat sedang merekap hasil penjualan kupon togel di rumahnya," katanya kepada Banten Raya, Senin 18 Oktober 2021.

Baca Juga: Aturan PPKM yang Baru, Anak-Anak Boleh Nonton di Bioskop dan Masuk Tempat Wisata

Yudha menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan kepolisian, AS merupakan anak buah pelaku SM warga Penamping, Kecamatan Bandung.

Dimana hasil taruhan judi kembali disetorkan kepada atasannya.

"Tersangka AS mengaku rekapan dan uang hasil penjualan kupon judi disetorkan kepada SM," jelasnya.

Baca Juga: Viral! Menpora Sebut Fajar-Rian Kurang Dikenal, Netizen Kesal: Saya Tak Tahu Pak Menteri, Harus Googling Dulu

Yudha mengungkapkan, dari keterangan itu, kepolisian langsung bergerak melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan tersangka SM di rumahnya. Untuk proses penyidikan, tersangka langsung diamankan ke Mapolres Serang.

"Keduanya sudah dilakukan penahanan dan akan kita jerat Pasal 303 KHUP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara," katanya.

Yudha mengatakan, modus yang dilakukan oleh keduanya yaitu dengan menawarkan judi online kepada warga, dengan iming-iming hadiah besar.

Baca Juga: Atlet Lebak Peraih Medali di PON Kebanjiran Bonus, Nida Kantongi Rp105 Juta

"Jika pemasang memasang 4 angka Rp 1.000 dan keluar angka yang dipilih, maka pemasang mendapat Rp 2 juta. Sedangkan kalau pasang 3 angka sebesar Rp 1.000 dan sesuai bukaan maka mendapat Rp 250 ribu sedangkan 2 angka sebesar Rp 1.000 mendapatkan Rp 50 ribu," katanya.

Dalam kesempatan itu, Yudha mengapresiasi kepedulian warga yang ikut membantu kepolisian dalam memberantas perjudian.

Sehingga kasus perjudian tersebut bisa berhasil diungkap.

Baca Juga: Jonatan Christie Banyak Dibucinin Perempuan, Sang Kekasih Bereaksi

"Untuk itu saya berharap, masyarakat untuk tidak ragu melapor kepada kami. Sekecil apapun informasi itu, pasti akan kita tindak lanjuti," katanya. ***

Halaman:
1
2
3

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pura-Pura Cari Kontrakan, Ternyata Jambret

Kamis, 13 Januari 2022 | 14:31 WIB

IPM Kabupaten Serang Naik di Masa Sulit

Sabtu, 8 Januari 2022 | 17:00 WIB

Pemkab Serang akan Tambah 12 UPT Dukcapil

Sabtu, 8 Januari 2022 | 16:30 WIB
X