• Senin, 29 November 2021

Sejarah Panah Kaludan yang Dianggap jadi Pertanda Kemenangan Calon Kades

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 21:47 WIB
Meteor jatuh dipercaya sebagai pertanda kemenangan seorang calon kepala desa (pixabay)
Meteor jatuh dipercaya sebagai pertanda kemenangan seorang calon kepala desa (pixabay)

BANTENRAYA.COM – Pilkades serentak di Kabupaten Pandeglang akan dilaksanakan Minggu 17 Oktober 2021.

Ada 709 calon kades yang akan bersaing di 206 desa se Pandegang dan masing-masing calon kades sudah diberikan kesempatan berkampanye. Saat ini sudah memasuki hari tenang.

Meski hari tenang, upaya para calon kades untuk meyakinkan pemilih tetap dilakukan. Upaya ini biasanya dilakukan lewat ikhtiar sipiritual dan doa.

Baca Juga: Polda Banten BKO 1.150 Personel Dalam Pelaksanaan Pilkades Kabupaten Pandeglang

Pada praktiknya, hari tenang ini kerap dimanfaatkan oknum calon kades untuk melakukan politik uang atau dikenal dengan istilah serangan fajar.

Polres Pandeglang sendiri sudah menyatakan akan memberikan sanksi pidana kepada pelaku politik uang.

Fenomena lain yang biasa diperbincangan dan ditunggu warga menjelang saat-saat pencoblosan adalah datangnya panah kaludan atau bintang jatuh.

Panah galudan ini digambarkan warga sebagai kilatan sinar atau cahaya yang jatuh dari langit.

Panah kaludan ini dipercaya akan jatuh ke atap rumah calon kades yang akan terpilih.

Baca Juga: Komedian Nurul Qomar dan Ustad Adi Hidayat Ternyata Satu Kampung dan Bertetangga di Pandeglang

Halaman:

Editor: Muhaemin

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X