• Senin, 29 November 2021

Penggunaan Pupuk Hayati Oleh Petani di Kabupaten Serang Masih Minim

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:49 WIB
Foto ilustrasi petani memberikan pupuk di areal pertanian (pixabay)
Foto ilustrasi petani memberikan pupuk di areal pertanian (pixabay)

BANTENRAYA.COM - Penggunaan pupuk hayati atau pupuk organik oleh petani di Kabupaten Serang masih terbilang sangat minim.

Dari luas lahan 47.500 hektare tanaman padi baru sekitar 10 ribu hektare sampai 15 ribu hektare yang telah menggunakan pupuk hayati.

Penggunaan pupuk hayati oleh petani di Kabupaten Serang terus digaungkan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar ara petani tidak tergantung lagi pada pupuk kimia yang harganya terus meningkat dan alokasi subsidi untuk petani terus dikurangi.

Selain itu, pupuk hayati dinilai lebih meningkatkan produktivitas pertanian khususnya padi dan mudah diperoleh karena petani bisa membuatnya sendiri dan harganya relatif lebih murah.

Baca Juga: 70 Motor Harley Davidson Digeber di Kota Serang

Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana mengatakan, para petani di Kabupaten Serang mulai didorong untuk beralih ke penggunaan pupuk hayati dari pupuk kimia. "Kita terus mendorong agar petani mulai beralih dari pupuk kimia ke pupuk hayati," ujar Zaldi, Jumat 15 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, sebagian besar penggunaan pupuk hayati oleh para petani merupan introduksi program Kementerian Pertanin (Kementan) yang luasannya baru berkisar antara 10 ribu hektares sampa 15 ribu hektare dalam setahun.

"Kalau kita amati langsung ke lapangan ada peningkatan produktivitas dengan penggunaan pupuk hayati, yang tadinya hasil panen 5 ton per hektare jadi 6 ton per hektare, yang tadinya 6 ton per hektares jadi 7 ton per hektare," katanya.

Baca Juga: Jangan Coba-coba Jadi Provokator di Pilkades Kabupaten Serang, Polisi Sudah Sebar Intelijen

zaldi mengungkapkan, walaupun ada program introduksi penggunaan pupuk hayati namun penggunaan pupuk hayati oleh petani belum tertib karena ada yang mengggunkannya tidak mulai dari persemain.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X