• Rabu, 19 Januari 2022

Peserta Ujian PPPK Asal Cilegon Buat Surat Terbuka ke Menteri Nadiem, Lulus Passing Grade Tapi…

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 18:28 WIB
 Peserta Ujian PPPK Kota Cilegon Heti Kustrianingsih menunjukan nilai lulus passing grade tapi tidak jadi PPPK.  (Uri/BantenRaya.com)
Peserta Ujian PPPK Kota Cilegon Heti Kustrianingsih menunjukan nilai lulus passing grade tapi tidak jadi PPPK. (Uri/BantenRaya.com)

“Tapi ternyata nilai afirmasi saya tidak ditambahkan 75 poin. atau masih sama 260 point. Itu membuat nilai total saya hanya 476, jika ditambahkan 75 point harusnya saya diterima,” imbuhnya.

Heti menambahkan, dirinya ikut tes PPPK Guru untuk formasi guru mata pelajaran prakarya dan kewirausahaan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Cilegon. Ada 4 peserta yang ikut dan nilai tes passing grade yang diperolehnya tertinggi. Bahkan ada satu yang tidak lulus passing grade yaitu nilainya hanya 235 saja.

Namun, dengan alasan guru induk ia tetap masuk.

Baca Juga: Masyarakat NTB Sangat Terbantu, Pemerintah Terus Tingkatkan Program Kartu Prakerja

“Saya tertinggi. Tapi ada yang tidak lulus passing grade. Untuk apa kami berjuang lulus passing grade jika akhirnya begini,” ujarnya.

Heti menyampaikan, ada sekitar 14 guru yang mendapatkan nilai tinggi tapi tidak lulus. Dirinya juga merasa jika kementerian tidak konsisten dengan awal menerapkan passing grade namun ternyata berubah lagi.

“Kami sudah payah dari 900 ribu peserta bisa lulus passing grade yang hanya 10 persen saja. Susah payah mendapatkan passing grade namun diabaikan.” ***

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al-Khairiyah Umumkan Daftar Nama Pengurus 2021-2026

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:54 WIB
X