• Kamis, 26 Mei 2022

Wakil Walikota Serang Subadri Kaget di Sekolah Ada Aplikasi Barcode Peduli Lindungi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:33 WIB
Wakil Walikota Serang Subadri saat memantau pelaksanaan PTM di SMPN 3 Kota Serang, Selasa, 12 Oktober 2021 (DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA)
Wakil Walikota Serang Subadri saat memantau pelaksanaan PTM di SMPN 3 Kota Serang, Selasa, 12 Oktober 2021 (DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA)

BANTENRAYA.COM - Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin mengaku terkejut di SMPN 3 Serang yang berlokasi di Jalan Ki Sahal, Lingkungan Lopang Cilik, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang, telah menerapkan aplikasi barcode Peduli Lindungi.

Keterkejutan Wakil Walikota Serang Subadri Ushuludin berawal saat dirinya monitoring pelaksanaan vaksinasi tahap kedua sekaligus monitoring pembelajaran tatap muka (PTM) di SMPN 3 Serang, Selasa 11 Oktober 2021.

"Tadi saya kaget juga di meja siswa ada hape. Kata saya, ini belajar atau lagi apa. Nggak tahunya di sini ada Peduli Lindungi. Jadi saya maklum deh," ujar Subadri, kepada Bantenraya.com usai monitoring.

Baca Juga: Antisipasi Klaster Sekolah, SMP di Kota Serang Terapkan Aplikasi Barcode Peduli Lindungi

Hanya saja Subadri Ushuludin berpesan kepada tenaga pendidiknya dan kepala sekolahnya agar mengingatkan kepada murid-muridnya untuk menonaktifkan alat komunikasinya selama kegiatan belajar berlangsung.

"Cuma tadi saya sarankan ke guru, ke pak kepala sekolah, agar begitu masuk pembelajaran ya mohonlah agar dimatiin dulu biar tidak keganggu," pesannya.

Subadri Ushuludin mengaku baru kali pertama melihat aplikasi barcode Peduli Lindungi diterapkan di sekolah.

Baca Juga: Penasaran Dengan Calon Nama Anaknya Leslar, Ini Kata Rizki Billar

"Saya hari ini sih melihat di sini. Tapi belum ngecek ke sekolah lain," akunya.

Menurut Subadri Ushuludin, kalaupun tidak ada aplikasi barcode peduli lindungi di sekolah tingkat mudharatnya tidak terlalu tinggi. Sebab yang datang ke SMPN 3 Serang hanya siswa, guru, kalaupun ada wali murid yang nganter ke sekolah hanya beberapa saja.

"Tapi alangkah hebatnya, alangkah afdholnya kalau emang diadakan barcode Peduli Lindungi. Ada sih plus minusnya," jelas Subadri.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Tahun Tunggak Pajak, SPPT PBB-P2 Diblokir

Senin, 25 April 2022 | 22:21 WIB

Sepakbola Target Meraih Medali Emas Porprov VI

Kamis, 31 Maret 2022 | 21:57 WIB

BPBD Kota Serang Minta Perahu Karet Ditambah

Jumat, 4 Maret 2022 | 08:06 WIB
X