• Sabtu, 23 Oktober 2021

Kepala Badan Intelijen Negara Datangi Pelajar SMA di Cilegon, Ini yang Dilakukan

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Kepala Pos Daerah Badan Intelijen Negara atau BIN Kota Cilegon Suatril meninjau vaksinasi para pelajar di SMAN 1 Kota Cilegon, Selasa 12 Oktober 2021. ( Dokumen BIN Kota Cilegon)
Kepala Pos Daerah Badan Intelijen Negara atau BIN Kota Cilegon Suatril meninjau vaksinasi para pelajar di SMAN 1 Kota Cilegon, Selasa 12 Oktober 2021. ( Dokumen BIN Kota Cilegon)

BANTENRAYA.COM - Kepala Pos Daerah Badan Intelijen Negara atau BIN Kota Cilegon Suatril mendatangi para pelajar di SMA di Kota Cilegon, Selasa 12 Oktober 2021.

Kedatangan Kepala Pos Daerah Badan Intelijen Negara atau BIN Kota Cilegon Suatril itu untuk melakukan pengecekan vaksinasi dosi ke dua untuk 1.430 pelajar di Kota Cilegon.

Dimana, Kepala Pos Daerah Badan Intelijen Negara atau BIN Kota Cilegon Suatril ingin membantu pemerintah menuntaskan vaksinasi untuk para pelajar di Kota Cilegon.

Baca Juga: Berpuasa dengan Ikhlas Bisa Hilangkan Stres Kata dr. Zaidul Akbar

Kepala Pos Daerah BIN Kota Cilegon Suatril menyampaikan, vaksinasi ini untuk memastikan pencegahan klaster sekolah, sehingga dirinya bekerjasama dengan dinas kesehatan mengejar vaksinasi tahap ke dua tersebut.

"Jadi ini vaksinasi dosis dua lanjutan untuk menuntaskan kegiatan vaksinasi, karena ini sudah mulai pembelajaran tatap muka. Kita prioritaskan sehingga tidak muncul klaster di sekolah-sekolah. Dosis hari ini sekitar 1.430," kat Kepala Pos Daerah BIN kota Cilegon saat meninjau di SMAN 1 Cilegon.

Kepala Pos Daerah BIN kota Cilegon menjelaskan, pihaknya berharap tidak hanya pelajar saja. Namun, ada juga warga yang divaksinasi dengan metode door to door yang dilakukan BIN.

"Kami juga sambangi sejumlah rumah warga. Kami ajak untuk vaksinasi juga," papar Kepala Pos Daerah BIN kota Cilegon .

Baca Juga: Diajak Ngopi Bareng oleh Bupati Lebak, Gubernur Banten: Ayo... Gampang...

Sementara itu Plt Kepala SMAN 1 Cilegon Agus Pancasusila menyatakan, hampir 90 persen siswa dan guru sudah divaksin. Hal itu diharapakn bisa mencegah klaster di dunia pendidikan.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X