• Senin, 23 Mei 2022

21 Tahun Provinsi Banten, Ini Catatan dari Mahasiswa

- Senin, 4 Oktober 2021 | 13:58 WIB
Aksi unjuk rasa dari mahasiswa yang tergabung dalam Kumala PW Serang di depan Kantoe Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin 4 Oktober 2021. (Tangkapan layar Instagram @hmnnews)
Aksi unjuk rasa dari mahasiswa yang tergabung dalam Kumala PW Serang di depan Kantoe Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin 4 Oktober 2021. (Tangkapan layar Instagram @hmnnews)

BANTENRAYA.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) PW Serang berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Banten, KP3B, Kota Serang, Senin 4 Oktober 2021. 

Aksi mahasiswa tersebut merupakan bagian dari peringatan HUT Banten ke-21. 

Dalam askinya, mereka menyampaikan sejumlah kritikan dan menilai jika Banten belum menjadi provinsi sebagaimana yang diharapkan. 

Baca Juga: Menparekaf Ungkap Alasan Desa Cikolelet Serang dan Sukarame Pandeglang Masuk 50 Besar ADWI

Ketua Kumala Komisariat UIN SMH Banten Ade Firman mengatakan, peralihan Banten menjadi provinsi tentunya mempunyai cita-cita besar untuk bisa mewujudkan good government dan menciptakan masyarakat yang sejahtera. 

"Namun kita ketahui situasi kondisi Banten saat ini sangat jauh dari ekspetasi berpisahnya Banten dari Provinsi Jawa Barat," ujarnya. 

Ia menjelaskan, reformasi birokrasi yang hari ini disuguhkan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten kepada rakyat, ternyata hanya jadi perisai untuk naik ke bangku kekuasaan.

Baca Juga: Lesti Kejora Akhirnya Bongkar Urusan Kamar dengan Rizky Billar

Kumala menilai pada realitanya reformasi birokrasi di Banten tidak melahirkan good government diranah pemerintahan. 

Ini menjadi tanda bahwa hal itu hanya sebagai janji manis dari pemimpin kepada masyarakat Banten

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X