• Kamis, 26 Mei 2022

Bupati Serang Turun Langsung Cari Solusi Terkait Penyegelan PAUD Tunas Harapan

- Senin, 27 September 2021 | 12:45 WIB
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah (kedua kiri) berdiskusi dengan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris lahan PAUD Tunas Harapan untuk mencari solusi, Senin 27 September 2021. (Rahmat Tanjung/Banten Raya)
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah (kedua kiri) berdiskusi dengan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris lahan PAUD Tunas Harapan untuk mencari solusi, Senin 27 September 2021. (Rahmat Tanjung/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah turun langsung mencari solusi terkait penyegelan PAUD Tunas Harapan di Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan.

Sebab, PAUD Tunas Harapan disegel warga yang mengklaim sebagai ahli waris atas lahan yang digunakan oleh fasilitas pendidikan tersebut.

Hadir dalam mediasi yang digelar di Kantor Desa Kendayakan tersebut menghadirkan warga yang mengklaim sebagai ahli waris lahan PAUD Tunas Harapan.

Baca Juga: Tingkat Kekeruhan Tinggi, Warga Kabupaten Lebak Tetap Gunakan Air Sungai Ciberang

Kemudian juga hadir, pihak PAUD Tunas Harapan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dindikbud Kabupaten Serang, dan Muspika Kragilan.

Pantauan di lokasi, warga yang mengklaim sebagai ahli waris atas lahan PAUD dan Kantor Desa Kendayakan bernama Bahrul Ulum meminta agar ada keputusan yang diambil oleh Bupati Serang yang menguatkan kepemilikanya.

Sementara warga lain yang turut hadir dalam pertemuan itu bernama Amar membantah atas pernyataan pihak yang mengklaim sebagai ahli waris.

Baca Juga: Akhirnya Kontingen Banten Raih Medali Pertama PON XX, Dapat Perunggu Dari Sepatu Roda

Menurutnya, sudah ada transaksi jual beli antar pemilik lahan terhadap Mad Umar yang pernah menjadi Kepala Desa Kendayakan.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengaku, bukan ranahnya untuk memutuskan hal tersebut.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gedung DPRD Kabupaten Serang Dibangun Tahun Depan

Kamis, 24 Februari 2022 | 20:59 WIB
X