• Rabu, 20 Oktober 2021

Bupati Irna: Selaku Pribadi dan Pemda Saya Pengapresiasi Aksi Dermawan Baginda Raja

- Jumat, 24 September 2021 | 08:15 WIB
Bupati Irna Narulita meluruskan keberadaan baginda raja lewat akun Instagram (instagram.com/p/CUKGOCFh37e)
Bupati Irna Narulita meluruskan keberadaan baginda raja lewat akun Instagram (instagram.com/p/CUKGOCFh37e)

BANTENRAYA.COM  - Bupati Irna Narulita kembali meluruskan viralnya pemberitaan sosok pria berpenampilan raja di Kecamatan Mandalawangi.

Lewat unggangan di akun Instagram nya, Bupati Irna mengatakan, selaku pribadi dan atas nama Pemda mengapresiasi aksi dermawan yang dilakukan baginda raja atau Cecep Iskandar Jamaludin Firdaus dengan membantu membangun rumah warga yang kurang mampu.

Bupati juga menginformasikan bahwa Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah memastikan bahwa sosok Baginda yang sedang ramai di Kecamatan Mandalawangi bukanlah raja dari Kerajaan Angling Darma.

Baca Juga: Soal Keberadaan Baginda Raja Angling Dharma, Ketua MUI: Selama Tidak Merugikan Biarkan Saja

“Kata Kapolres, setelah menerjunkan langsung anggotanya ke kediaman Baginda dan mengklarifikasi langsung diketahui bahwa yang bersangkutan tidak mengakui sebagai seorang raja,” tulisnya.

“Soal ornamen dan pernak-pernik yang menyerupai kerajaan Baginda mengaku hanya sekadar suka dengan hal-hal yang berbau kerajaan,” sambungnya.

Dalam postingannya ini, Bupati Irna juga menyampaikan hasil musyawarah camat dan jajaran beserta dengan juru bicara baginda. Poin hasil musyawarah adalah :

Baca Juga: Baginda Raja Jamaluddin Firdaus Bangun Rumah Warga Dari Iuran Santri

  1. Bahwa Angling Dharma itu bukan sebuah kerajaan dan baginda tidak menobatkan diri sebagai raja, adapun singgasana, pernak pernik, dan akessorisnya merupakan siloka.
  2. Bahwa kegiatan/aktifitas di Angling Dharma tidak bertentangan dengan ajaran agama maupun pemerintah.
  3. Bahwa selama beliau selalu membantu masyarakat yang kurang mampu baik itu santunan maupun bedah rumah yang sudah dilaksanakan kurang lebih 30 rumah yang tersebar di 3 kecamatan yaitu Mandalawangi, Menes, Pagelaran.
  4. Bahwa khususnya masyarakat desa pandat umumnya masyarakat di Wilayah Kecamatan Mandalawangi tidak adanya konflik terkait keberadaan Angling Dharma dan aktifitasnya. 

Pantauan BantenRaya.com pada Jumat 24 September 2021, unggahan Bupati Irna ini dapat 1,792 likes dan ratusan komentar.

"Buat para netizen yg masih penasaran dari saya masih kecil udah dicerita kan oleh orang-orang tua di kampung kalau itu yang punya rumahnya suka (ngefans) sama hal-hal kerajaan. Mangkanya rumahnya berornamen seperti kerajaan bukan berarti dia itu raja (emot tertawa). Nah skrng kan udah viral sekalian atuh Promosikan Wisata Pemandian Cihunjuran kan deket hanya berjarak beberapa meter dari Lokasi rumah Angling Dharma itu biar pendapatan daerah di Mandalawangi meningkat (emot jempol),” indra18hidayat mengomentari positingan Bupati Irna. ***

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X