• Rabu, 19 Januari 2022

Ini Kata Lurah Soal Rencana Penyambutan Bebasnya Tb Iman Ariyadi, Diizinkan Walikota Cilegon tapi....

- Senin, 20 September 2021 | 14:08 WIB
Mantan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi dalam sidang tahun 2018. Walikota Cilegon Helldy Agustian mengizinkan lurah dan camat untuk menyamut kebebasan Iman meski dengan dengan sejumlah syarat. (kabar banten/pikiran rakyat )
Mantan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi dalam sidang tahun 2018. Walikota Cilegon Helldy Agustian mengizinkan lurah dan camat untuk menyamut kebebasan Iman meski dengan dengan sejumlah syarat. (kabar banten/pikiran rakyat )

BANTENRAYA.COM - Sejumlah lurah dan camat diizinkan untuk menyambut bebasnya Tb Iman Ariyadi pekan depan dari Walikota Cilegon Helldy Agustian.

Namun, lurah dan camat diminta untuk tidak memakai atribut pemerintahan dan seragam saat penyambutan.

Salah satu lurah yang enggan disebutkan namanya membanarkan jika Walikota Cilegon Helldy Agustian memberikan izin.

Baca Juga: SMA Negeri di Banten Diduga Tawarkan Seragam Sekolah dengan Harga Tak Wajar

Diakuinya, Helldy juga mengucapkan jika Tb Iman merupakan orang baik dan berteman dengan dirinya.

"Dipersilakan sama Pak Wali karena alasan Pak Tb Iman Ariyadi juga teman dan Iman orang baik. Beliau (Helldy - red) dan tidak pernah ada persoalan saat di lapas juga pernah menjenguk," katanya.

"Tapi beliau (Helldy-red) nitip tidak memakai atribut pemerintah baik seragam dan lainnya," katanya kepada Bantenraya.com, Senin 20 September 2021.

Baca Juga: Pemain Serang Jaya Diminta Jaga Emosi Agar Tetap Fokus

Pria ini menyatakan, izin untuk menyambut Tb Iman Ariyadi tersebut diucapkan spontan oleh camat diakhir pembicaan saat menghadap Helldy.

Hal itu diluar rencana laporan yang akan disampaikan camat dan para lurah.

"Itu sebenarnya di luar hasil obrolan. Bahkan kami juga kaget, saat hendak pamit malah pak camat bicara seperti itu. Meminta izin untuk menyambut Pak Tb Iman Ariyadi," imbuhnya.

Baca Juga: Arief Muhammad Jual Sekantong Udara dari Las Vegas, Sudah Ditawar hingga Rp210 Juta

Awalnya, papar pria ini, dirinya bersama lurah lainnya hanya menghadap ke Helldy untuk urusan adanya sejumlah masalah, terutama soal rumah tidak layak huni atau rutilahu.

"Kami hanya laporan. Itu murni inisiatif pak camat," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang didapat Bantenraya.com, camat dan lurah yang menghadap yaitu Camat Jombang AH Junaedi dan lurah-lurah se-Kecamatan Jombang.

Baca Juga: SMA Negeri di Banten Diduga Tawarkan Seragam Sekolah dengan Harga Tak Wajar

Awalnya para lurah dan camat hanya ingin melaporkan persoalan yang terjadi di salah satu kelurahan soal rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang sempat heboh dipemberitaan.

Sebelumnya, Walikota Cilegon Helldy Agustian membenarkan jika ada lurah dan camat yang datang menghadap untuk menyambut kedatangan Tb Iman Ariyadi. Karena mereka aparatur setempat maka dipersilakan untuk memantau masyarakat.

"Tidak semua ASN (pejabat -red). ada lurah dan camat," singkat Helldy.

Baca Juga: Gudang Forklift di Cikande Terbakar Dini Hari, Ini Besaran Kerugiannya

Helldy menjelaskan, dipersilakan karena mereka juga melakukan pengawasan. Sebab, banyak masyarakat yang juga datang.

"Toh beliau (Tb Iman Ariyadi-red) juga mantan walikota, wajar banyak warga yang akan datang, jadi lurah dan camat juga mau mengawasi warganya," imbuhnya.

Berdasarkan kabar beredar, kebebasan Tb Iman Ariyadi tersebut akan disambut para kolega, baik keder Partai Golkar, warga masyarakat, bahkan karyawan dibawah naungan perusahaan keluarga juga informasinya diliburkan untuk menyambut.

Baca Juga: WH-Andika Kompak Sambangi Mendagri, Ini yang Dibahas

Tb Iman Ariyadi sendiri merupakan terdakwa kasus korupsi perizinan Transmart Cilegon pada 2017.

Dirinya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman bersama dengan 5 terdakwa lainnya yaitu terdakwa yaitu Bayu Dwinanto Utomo Projek Manager PT Brantas Abipraya, Eka Wandoro Legal Manager PT KIEC.

Kemudian, Ahmad Dita Prawira Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Satu Pintu Kota Cilegon, Hendry pihak swasta, dan Tb Dony Sugihmukti Dirut PT KIEC.

Baca Juga: Terpilih Secara Aklamasi, Putra Daerah Banten Pimpin Apdesi Pusat

Lalu, berdasarkan Putusan MA pada awal Agustus 2020, Tb Iman Ariyadi Tubagus yang awalnya divonis 6 tahun penjara denda Rp250 juta subsider 3 bulan, dipotong menjadi 4 tahun penjara denda Rp 250 subsider 2 bulan. ***

Halaman:
1
2
3

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al-Khairiyah Umumkan Daftar Nama Pengurus 2021-2026

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:54 WIB
X