• Jumat, 28 Januari 2022

Aduh, Ratusan Kendaraan Plat Merah Terekam Melanggar Lalu Lintas

- Sabtu, 18 September 2021 | 15:12 WIB
Pelanggar lalu lintas tengah melakukan klarifikasi pelanggaran ETLE ke Ditlantas Polda Banten. (Darjat Nuryadin)
Pelanggar lalu lintas tengah melakukan klarifikasi pelanggaran ETLE ke Ditlantas Polda Banten. (Darjat Nuryadin)



BANTENRAYA.COM - Sebanyak 198 kendaraan plat merah atau kendaraan dinas, terekam kamera electronic traffic law enforcement (ETLE), melakukan pelanggaran lalu lintas.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Banten AKBP Hamdani mengatakan ETLE merekam semua pengendara yang tidak taat lalu lintas, termasuk kendaraan plat merah.

"Plat merah ada 198 pelanggar," katanya kepada Bantenraya.com, Sabtu 18 September 2021.

Baca Juga: PLN Peduli Bantu Petani Jahe Merah di Kota Serang
Menurut Hamdani, pengendara mobil dinas, lebih banyak melanggar lalu lintas, dibandingkan mobil angkutan umum.

"Plat kuning hanya 20 kendaraan," ujarnya.

Sementara itu, Hamdani menambahkan untuk pelanggaran tertinggi, didominasi kendaraan pribadi atau plat hitam.

"Untuk kendaraan plat hitam ada 8.232 pelanggar," tambahnya.

Hamdani menegaskan kamera ETLE selama 24 jam memantau perilaku pengendara. Sehingga pelanggar akan terekam setiap saat.

"Rekaman kamera ini nantinya dijadikan alat bukti dalam perkara pelanggaran lantas. Kamera aktif selama 24 jam," tegasnya.

Hamdani meminta pelanggar yang telah dikirim bukti pelanggaran, untuk segera menindaklanjutinya, dengan datang ke Mapolda Banten.

Baca Juga: UMKM Kabupaten Serang bakal Produksi Sepatu Branded Merek Bocorocco

"Untuk tahapannya, jika pelanggar tertangkap kamera, data masuk ke back office. Kemudian petugas kirim surat konfirmasi ke pelanggar melalui kantor pos. Setelah itu, diberikan jangka waktu konfirmasi, dan pelanggar dapat merespons melalui etlebanten.info atau datang ke posko pelayanan ETLE di Polda Banten," pintanya.

Hamdani memastikan, pelanggar yang tidak mengkonfirmasi atau tidak membayar denda tilang, akan dilakukan pemblokiran.

"Untuk bayar denda ke rekening penampungan nasional. Bila pelanggar tidak mengakui pelanggarannya, dan tidak melakukan konfirmasi, maka STNK pelanggar akan diblokir," ungkapnya. ****

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Perkuat Toleransi, 600 Orang Gowes Bareng

Kamis, 27 Januari 2022 | 10:37 WIB

Walikota Syafrudin Sentil Lurah Soal Tumpukan Sampah

Selasa, 25 Januari 2022 | 16:51 WIB

Pemkot Serang Bangun UDD PMI Kota Serang Tahun Depan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:06 WIB
X