• Rabu, 20 Oktober 2021

Puluhan Warga Pandeglang Adu Nasib Jadi TKI di Singapura, Korea hingga Hongkong

- Kamis, 16 September 2021 | 12:36 WIB
Tbel data warga Kabupaten Pandeglang yang menjadi TKI di luar negeri berdasarkan data dari Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, Kamis, 16 September 2021. (Yanadi/Banten Raya)
Tbel data warga Kabupaten Pandeglang yang menjadi TKI di luar negeri berdasarkan data dari Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, Kamis, 16 September 2021. (Yanadi/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Puluhan warga Kabupaten Pandeglang mengadukan nasibnya mencari pundi-pundi rupiah hingga ke luar negeri sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI).

Mereka yang menjadi TKI ini rata-rata bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART).

Berdasarkan data dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Disnakertrans Kabupaten Pandeglang, para TKI yang mencari nafkah di luar negeri pada tahun 2020 mencapai 99 orang.

Baca Juga: Dua Pembuat Miras Oplosan di Pandeglang Dibekuk, Belajar Meracik dari YouTube

Dengan rincian 22 TKI bekerja di Malaysia, 4 TKI bekerja di Singapura, 58 TKI bekerja di Taiwan dan 15 TKI bekerja di Hongkong.

Sementara pada tahun 2021 mencapai 28 orang. Terdiri dari 22 orang bekerja di Singapura, 15 orang telah bekerja di Hongkong, dan 1 orang lagi bekerja di Korea.

Kepala Bidang Penempatan Perluasan Kesempatan Kerja pada Disnakertrans Kabupaten Pandeglang Dadun Kohar mengatakan, para TKI tersebut bekerja di sektor formal dan informal atau asisten rumah tangga.

Baca Juga: Lagi Musibah Banjir, Warga Citra Gading Geger Kemunculan Ular Sanca Batik Sepanjang 2 Meter

Mereka bekerja di luar negeri sesuai surat rekomendasi yang diberikan dinasnya. Para TKI ini terus mendapat pengawasan dari pemerintah.

"TKI yang bekerja di luar negeri itu sesuai dengan rekomendasi Disnakertrans. Sudah pasti mereka kita awasi sesuai Undang-undang nomor 18 tahun 2017," terang Dadun, Kamis 16 September 2021.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X