• Sabtu, 25 September 2021

Kepala DLH Kota Serang Ungkap Penyebab Dana Kompensasi Sampah Tangsel Belum Disalurkan

- Rabu, 15 September 2021 | 20:30 WIB
Inilah pintu masuk menuju TPAS Cilowong yang berlokasi di Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu, 15 September 2021. Warga sekitar yang terdampak akan mendapatkan kompensasi dari kerja sama pembuangan sampah antara Pemkot Serang dan Tangsel. Namun sampai saat ini kompensasi itu belum diterima oleh warga. (Muhamad Tohir/Banten Raya)
Inilah pintu masuk menuju TPAS Cilowong yang berlokasi di Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu, 15 September 2021. Warga sekitar yang terdampak akan mendapatkan kompensasi dari kerja sama pembuangan sampah antara Pemkot Serang dan Tangsel. Namun sampai saat ini kompensasi itu belum diterima oleh warga. (Muhamad Tohir/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM – Kepala Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Serang Ipiyanto mengungkapkan penyebab dana kompensasi sampah dari Kota Tangsel belum disalurkan kepada warga di TPAS Cilowong.

Ia menyebutkan, penyebab dana kompensasi sampah Tangsel belum disalurkan karena sampai saat ini warga belum menyerahkan nama paguyuban yang mereka bentuk.

“Padahal, dana kompensasi yang berasal dari bantuan keuangan dari Pemerintah Kota Tangsel itu sudah masuk per 21 Juli 2021 yang lalu,” ujar Ipiyanto, Rabu, 15 September 2021.

Baca Juga: Warga Cilowong Belum Terima Dana Kompensasi Kerja Sama Sampah Tangsel

Ipiyanto menuturkan, warga kerap berubah-ubah saat mendiskusikan mekanisme penyaluran bantuan ini. Semula ada yang mengusulkan dana kompensasi diberikan kepada setiap kepala keluarga (KK).

Namun belakang ada usulan baru agar dibuat organisasi berbentuk paguyuban dan anggaran disalurkan ke paguyuban tersebut.

“Kalau dananya sudah stand by. Sudah ready,” katanya.

Baca Juga: Banten Dikepung Banjir, DPRD Provinsi Banten Ajak Masyarakat Selalu Waspada

Ipiyanto menuturkan, bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat dalam kerja sama pengelolaan sampah dengan Kota Tangsel ada dua jenis. Pertama, bantuan langsung yang masuk ke bantuan keuangan.

Nilai bantuan ini kurang lebih Rp200 juta. Bantuan ini hanya akan diberikan satu kali selama kerja sama pengelolaan sampah berlangsung.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Peserta Kejurnas IBA MMA Banten Ditarget 480 Petarung

Jumat, 24 September 2021 | 20:30 WIB

Tidak Ada Ideologi yang Bisa Menghancurkan Pancasila

Kamis, 23 September 2021 | 16:26 WIB

Tunggu Presiden Jokowi 1 Jam Lebih, Siswa SD: Kelamaan

Selasa, 21 September 2021 | 10:50 WIB
X