• Senin, 17 Januari 2022

Bupati Irna Sebut Pengusaha Tambak Udang di Carita Tak Berizin

- Jumat, 10 September 2021 | 11:05 WIB
Bupati Pandeglang Irna Narulita memastikan perusahaan tambak udang di Kecamatan Carita tak berizin. (Yanadi/Banten Raya)
Bupati Pandeglang Irna Narulita memastikan perusahaan tambak udang di Kecamatan Carita tak berizin. (Yanadi/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM - Bupati Pandeglang Irna Narulita memastikan jika usaha tambak udang di Kampung Sambolo, Desa Sukarame, Kecamatan Carita tak berizin.

Oleh karenannya, Irna menginstruksikan jajaran Satpol PP dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang untuk menindaklanjuti perusahaan tambak udang tersebut.

Bahkan pihak Satpol PP Kabupaten Pandeglang sudah melakukan penutupan secara sementara agar perusahaan tambak udang itu tak beroperasi.

Baca Juga: DLH Pandeglang Lapor Bupati Terkait Tambak Udang yang Diduga Cemari Laut di Smabolo Carita

"Tambak tersebut tidak berizin. Pada tanggal 6 Agustus 2021 Satpol PP telah melaksanakan penutupan sementara terhadap beberapa kegiatan usaha tambak udang karena belum memiliki dokumen perizinan," ujarnya.

"Dan melanggar Perda (peraturan daerah) Nomor 2 Tahun 2008 tentang Bangunan," tambah orang nomor satu di Pandeglang, dalam komentarnya kepada para netizen di Instagram, Jumat 10 September 2021.

Irna menyebutkan, keberadaan tambak di Kampung Sambolo telah melanggar Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Lantaran lokasi perusahaan tambak tidak sesuai dengan peraturan daerah RTRW.

Baca Juga: Sampel Limbah Tambak Udang di Carita Diuji Laboratorium

"Khusus untuk usaha tambak yang berada di Sambolo telah melanggar perda RTRW," tegasnya.

Dugaan pembangunan limbah ke laut yang dilakukan perusahaan tambak udang di Kampung Sambolo disayangkan wakil rakyat. DPRD Pandeglang mendesak pemerintah daerah untuk menutup perusahaan tambak secara permanen.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Seru! SKB dan Ibu-ibu Rumahan Praktik Tataboga

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:00 WIB
X