• Senin, 18 Oktober 2021

10 Desa di Pandeglang Jadi Fokus Lokasi Penanganan Kasus Stunting

- Rabu, 8 September 2021 | 16:15 WIB
 Bupati Pandeglang Irna Narulita didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang dr Raden Dewi Setiani menandatangani komitmen bersama rembuk stunting, Rabu 8 September 2021. (Yanadi/Banten Raya)
Bupati Pandeglang Irna Narulita didampingi Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang dr Raden Dewi Setiani menandatangani komitmen bersama rembuk stunting, Rabu 8 September 2021. (Yanadi/Banten Raya)

 

BANTENRAYA.COM - Sebanyak 10 desa tersebar di lima kecamatan di Kabupaten Pandeglang menjadi salah satu sasaran penanganan kasus balita stunting.

Kelima kecamatan yang jadi fokus penanganan kasus stunting itu adalah Labuan, Mekarjaya, Mandalawangi, Koroncong, dan Cipeucang.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Pandeglang dr Raden Dewi Setiani pada acara rembuk penanganan kasus stunting di salah hotel di Pandeglang, Rabu 8 September 2021.

Baca Juga: Peringatan HANI, Walikota Serang Minta Warga Hindari Pernikahan Dini

Dewi menyebutkan, pemerintah daerah serius dalam menangani kasus balita stunting. Melalui memberikan pelayanan kesehatan kepada warga. Terutama ibu hamil.

"Kita sudah melakukan penyuluhan bagaimana para ibu hamil bisa mengkonsumsi gizi yang baik. Ibu hamil harus rutin mengecek kesehatannya kepada petugas kesehatan di posyandu maupun puskesmas," katanya.

Dijelaskan Dewi, angka kasus balita stunting di Kabupaten Pandeglang berhasil mengalami penurunan.

Baca Juga: FSPP Bukan Lembaga yang Berhak Terima Hibah, JPU Sebut Kerugian Negara Hibah Ponpes 2018 Total Rp65 Miliar

"Setiap tahun kasus stunting di Pandeglang selalu turun. Seperti tahun 2018 menunjukan 39,5 persen, tahun 2019 sebanyak 34,1 persen," paparnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X