• Senin, 17 Januari 2022

Imam Masjid di Nurul Ikhlas Cilegon Diserang, Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa, Ngaku Ingin Mati Syahid

- Selasa, 7 September 2021 | 22:04 WIB
Tersangka penyerangan imam Masjid Nurul Ikhlas dimintai keterangan anggota unit intel Kodim 0623/Cilegon, Senin, 6 September 2021. (Unit Intel Kodim Untuk Banten Raya  )
Tersangka penyerangan imam Masjid Nurul Ikhlas dimintai keterangan anggota unit intel Kodim 0623/Cilegon, Senin, 6 September 2021. (Unit Intel Kodim Untuk Banten Raya )

BANTENRAYA.COM - Eko Saputro (35) Warga Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Cilegon melakukan penyerangan kepada imam Masjid Nurul Ikhlas Ustaz Idris.

Saat melakukan penyerangan di Masjid Nurul Ikhlas, Eko berteriak “Siapa orang yang muslim lawan saya dan berapa banyak sini maju lawan saya".

Anggota Unit Intel Kodim 0623/Cilegon Letnan Dua Inf Kalinus menyatakan, kejadian penyerangan imam Masjid Nurul Ikhlas terjadi pada Senin 6 September 2021 pukul 18.00 WIB.

Baca Juga: Cabuli Bocah 10 Tahun Berkali-kali, Remaja Asal Cilegon Dituntut 12 Tahun Penjara

Saat irtu ketika pelaksanaan ibadah salat magrib, tiba-tiba Eko masuk sambil berteriak hingga masuk ke tempat pengimaman dari sisi samping sebelah kiri.

“Itu tiba-tiba masuk dan teriak. Lalu masuk dari sebelah kiri pengimaman dan menyerang imam,” katanya kepada wartawan, Selasa, 7 September 2021.

Kalinus menyatakan, berdasarkan penyidikan yang dilakukan Unit Intel Kodim 0623/Cilegon, pengakuan tersangka menyerang karena motif ingin mati syahid dan masuk surga.

Baca Juga: Gadis Tenggelam di Sungai Ciujung Ternyata Habis Rayakan Ultah Pacar, Tubuh Korban Belum Ditemukan

Diungkapkannya, adapun alasan penyerangan karena dinilai tata cara yang pengimaman oleh Ustaz Idris salah

“Dia menyerang karena menurutnya imam salatnya salah. Tersangka juga mau mati syahid dan masuk surga," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Al-Khairiyah Umumkan Daftar Nama Pengurus 2021-2026

Minggu, 16 Januari 2022 | 10:54 WIB
X