• Rabu, 26 Januari 2022

Jual Obat Keras, Warga Cipare Terancam 15 Tahun Penjara

- Selasa, 7 September 2021 | 20:18 WIB
Pelaku penyalahgunaan obat keras diperiksa penyidik Satreskrim Polres Serang, Selasa (7/9/2021). (Dokumentasi Polres Serang)
Pelaku penyalahgunaan obat keras diperiksa penyidik Satreskrim Polres Serang, Selasa (7/9/2021). (Dokumentasi Polres Serang)

SERANG, BANTENRAYA- RR (23), warga Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang karena kedapatan mengedarkan puluhan obat keras tanpa izin. Atas perbuatannya itu, pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kasatresnarkoba Iptu Michael K Tandayu mengatakan, tersangka RR ditangkap di rumah kontrakannya di Kota Serang, Senin (6/9/2021) sore. Dari tersangka pengangguran ini diamankan 78 butir pil koplo jenis tramadol, alprazolam dan rixlona serta satu unit handphone.

"Kami juga mengamankan uang Rp335 ribu yang diduga hasil penjualan," katanya kepada Banten Raya, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: Cabuli Bocah 10 Tahun Berkali-kali, Remaja Asal Cilegon Dituntut 10 Tahun Penjara

Michael mengungkapkan, dari barang bukti yang diamankan pelaku termasuk ke dalam pengedar, sehingga ancaman hukumannya lebih berat dibandingkan pemakai biasa.

"Sesuai aturan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara karena mengedarkan obat tanpa mengantongi izin sesuai pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan," ungkapnya.

Michael menjelaskan, penangkapan RR berawal dari laporan warga yang resah karena rumah kontrakannya kerap didatangi bahkan sering dijadikan tempat kumpul warga yang tidak dikenal. Sekitar pukul 15.00 WIB, kepolisian langsung melakukan penangkapan.

Baca Juga: Komisi V DPRD Banten Dorong Percepatan Vaksin Pelajar SMA dan SMK di Banten

"Kita tangkap tanpa melawan, ada 3 jenis obat keras dan uang hasil penjualan obat ditemukan dalam kantong plastik di atas lantai," jelasnya.

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Terkini

X