Komisi V DPRD Banten Dorong Percepatan Vaksin Pelajar SMA dan SMK di Banten

- Selasa, 7 September 2021 | 19:26 WIB
Sekretaris Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan (dua dari kanan) saat memantau pelaksanaan PTM di SMA di Banten, Selasa (7/9/2021). (Rahmat Kurniawan/Banten Raya)
Sekretaris Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan (dua dari kanan) saat memantau pelaksanaan PTM di SMA di Banten, Selasa (7/9/2021). (Rahmat Kurniawan/Banten Raya)

BANTENRAYA.COM- Komisi V DPRD Banten mendorong Pemprov Banten untuk segera melaksanakan vaksinasi kepada pelajar SMA dan SMK di Banten. Vaksin untuk pelajar SMA dan SMK di Banten dibutuhkan seiring dengan adanya instruksi pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka
(PTM).

Sekretaris Komisi V DPRD Banten Fitron Nur Ikhsan mengatakan, hasil dari pemantauan Komisi V diketahui bahwa beberapa sekolah belum terencana dengan baik antara pelaksanaan PTM dan penyelenggaraan vaksinasi
.

"Koordinasinya belum baik, sementara pelaksanaan PTM harus dilakukan, grand desain pelaksanaan vaksinasinya masih belum ada.Sebaiknya dibuat pergub untuk acuan bagaimana pelaksanaan PTM dan pelaksanaan vaksinasinya," ujar Fitron usai memantau pelaksanaan PTM di beberapa SMA di Banten, Selasa (7/9/2021).

Baca Juga: Dijual untuk Umum, Segini Harga Motor Modifikasi Buatan Dua Pelajar Tuna Rungu Kota Serang

Menurut Fitron, jika tidak segera dibuat pergub, maka pelaksanaan keduanya tidak akan terorganisir dengan baik. Dia mempertanyakan, siapa nanti yang akan melakukan vaksinasi di sekolah-sekolah. Apakah dinas provinsi, kanupaten/kota atau pihak lain
.

"Temuan di lapangan dari beberapa sekolah masih belum ada penatalaksanaan vaksinasi dan PTM yang terkoordinasi secara jelas. Padahal pelaksanaan PTM ini penting sekali untuk kemudian kita akan menemukan pemodelan penyelenggaraan prokes yang ideal di sekolah. Prosesnya pasti akan membutuhkan waktu. Sambil jalan kita bisa melakukan penerapan dan evaluasi secara berkala. Mana mungkin itu bisa berjalan dengan baik mana kala pelaksanaan vaksinasinya masih belum optimal," jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, pelajar SMA dan SMK ke depan bisa dijadikan sebagai duta prokes di masyarakat, karena mereka akan diedukasi prokes di sekolah secara teori dan praktek sekaligus. Sejauh ini, memang telah banyak pihak yang telah membantu melaksanakan vaksin di sekolah. Namun pengambilalihan koordinasi dan grand desainnya sangat penting dilakukan.

Baca Juga: Setengah Dana Jamsosratu Dialokasikan untuk Penanganan Covid-19

"Meski begitu saya mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah ikut menyukseskan pelaksanaan vaksinasi di sekolah, termasuk koordinasi dan grand desain pelaksanaannya agar terus ditingkatkan karena memang itu penting," jelasnya. ***

Halaman:

Editor: Rahmat Kurniawan

Tags

Terkini

X