• Rabu, 26 Januari 2022

Baznas Banten Latih Puluhan Pemandi Jenazah Korban Covid-19

- Selasa, 7 September 2021 | 12:10 WIB
Para pemandi jenazah se Banten mengikuti latihan memandikan jenazah (Muhaemin)
Para pemandi jenazah se Banten mengikuti latihan memandikan jenazah (Muhaemin)

BANTENRAYA.COM - Puluhan pemandi jenazah se Banten dilatih pemulasaraan jenazah korban Covid-19 oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Banten, Selasa 7 September 2021. Mereka berasal dari 4 kabupaten dan 4 kota di Provinsi Banten. Pelatihan dilakukan sehari full di Aula B IAIB  dan RS Banten, Kota Serang.


Ketua Baznas Banten, Prof Syibli Syarjaya menegaskan bahwa dalam rangka penanganan bencana Covid-19, Baznas bekerja keras untuk turut menanggulangi. Diantaranya adalah membekali para pemandi jenazah pengetahuan khusus dalam pemulasaraan korban wabah mematikan.

Baca Juga: Baznas Kabupaten Serang Kesulitan Tembus Pemilik Perusahaan

"Kami berharap, pemandi jenazah utusan kabupaten/kota ini bisa menjadi trainer di daerahnya masing-masing. Sebab Baznas tak bisa melatih semua pemandi jenazah yang tersebar di kampung-kampung. Mereka yang dilatih ini yang diharapkan menularkan ilmunya," terang Prof Syibli Syarjaya dalam rilisnya yang diterima BantenRaya.com.

Training of Trainer ini mendatangkan pemateri dari Majelis Ulama Indonesia Banten yang berbicara soal ketentuan hukum pemulasaraan jenazah korban wabah. Kedua dari Satgas Covid-19 Provinsi Banten yang membahas Protokol Kesehatan dalam Penanganan Jenazah Korban Covid-19. Ketiga dari Baznas Banten yang menyampaikan informasi tentang peran zakat dalam penanggulangan wabah covid-19. Bukan hanya itu, sebanyak 36 peserta itu juga diboyong ke RS Drajat Prawiranegara untuk praktik langsung pemulasaraan jenazah korban Covid-19.

"TOT ini bertujuan meringankan dan diharapkan menjadi solusi jika tidak terdapat pasien Covid-19 yang tak ditangani oleh rumah sakit karena penuh atau kehabisan tenaga yang mereka miliki," ujar Zaenal Abidin Sujai.

Baca Juga: Hati-hati! Pengumpul Zakat Selain Baznas dan LAZ Bisa Dipidana


Ketua Satgas Covid-19 BAZNAS Banten di lokasi acara seraya menjelaskan bahwa program ini juga untuk membantu pemerintah untuk mengurangi dampak Pandemi dan mengunggah kesadaran masyarakat agar beperan dalam memandikan jenazah.

Zaenal Abidin Sujai menambahkan bahwa dalam upaya penanggulangan wabah Covid-19, Baznas Banten terus berupaya keras membantu pemerintah, diantaranya pembagian 11 ribu paket imun berupa sembako, vaksinasi bagi 1000 santri dan kyai, penyemprotan ulang disinfektan di masjid an ponpes salafi serta pemberian sabun kebersihan. Selain itu juga telah melakukan pembagian paket kemanusiaan untuk ratusan lansia.

"Kami ingin pastikan, zakat bisa terasa perannya dalam penanggulangan bencana kemanusiaan dan para muzaki mengetahui hal ini," ujarnya.

Kepala Kanwil Agama Banten, Nanang Faturohman mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan pelatihan pemulasaran jenasah oleh BAZNAS Banten ini. Kakanwil mengharapkan melalui kegiatan ini dapat membantu pemerintah dalan penanganan dan penanggulangan Covid-19.

"Ini luar biasa, di tengah masyarakat belum paham soal pemulasaraan jenazah, BAZNAS Banten menyelenggarakan kegiatan ini. Apalagi pemulasaraan jenazah Covid-19 ini tidak bisa sembarangan. Di tengah derasnya informasi hoax saat ini, maka perlu peran semua pihak dalam upaya penanggulangan Covid 19 ini," ujar Nanang. ***

 

Editor: Muhaemin

Sumber: Baznas

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemprov Banten Serahkan LKPD TA 2021 Lebih Awal

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:00 WIB

BAZNAS Banten Raih Dua Award Sekaligus

Senin, 17 Januari 2022 | 15:52 WIB

Kemenggelembungan Silpa Banten

Jumat, 14 Januari 2022 | 11:16 WIB
X