• Sabtu, 21 Mei 2022

Ada Ojol Baru di Kota Serang, Bolehkah Pasang Tarif Lebih Murah?

- Selasa, 8 Juni 2021 | 23:08 WIB
Doni - Serang - Subadri Mendukung 3
Doni - Serang - Subadri Mendukung 3

SERANG, BANTEN RAYA- Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Serang Heri Hadi meminta, Banten on Time selaku operator transportasi daring baru di Kota Serang  bisa belajar dari konflik antar ojek online (ojol) beberapa waktu lalu. Mereka tak boleh memasang tarif secara asal tapi harus sesuai dengan aturan yang berlaku.


Dikatakan Heri, berkaca dari konflik yang terjadi antara ojek online GoJek, Grab, dan Maxim beberapa waktu lalu, pihak Banten On Time diharapkan dapat bijak dalam menerapkan tarif mereka. Jangan sampai tarif yang berlaku terlalu rendah dibandingkan dengan ojol yang sudah ada saat ini.


"Sehingga menyebabkan mereka tidak mendapatkan penumpang," ujarnya, Selasa (8/6/2021).


Ditegaskannya, tarif yang diberlakukan juga harus sesuai dengan aturan yang dibuat pemerintah pusat. Acuannya sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 348 Tahun 2019 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat yang Dilakukan dengan Aplikasi.


"Sesuai dengan keputusan itu, besaran biaya jasa untuk daerah zona I (meliputi wilayah Banten). Biaya jasa minimal dengan rentang antara Rp7.000 sampai dengan Rp10.000," katanya.


Diberitankan sebelumnya, Banten On Time, sebuah perusahaan ojol yang hadir di Kota Serang. Meski demikian, sampai saat ini ojol yang sudah melakukan peluncuran pada 3 April itu belum mengantongi izin dari pemerintah pusat.


Wakil Walikota Serang Subadri Usuludin mengatakan, sepanjang keberadaannya tidak menimbulkan konflik dengan ojek aplikasi lain dan bermanfaat bagi masyarakat maka ia selaku Pemerintah Kota Serang mengapresiasi keberadaan transportasi online tersebut.


BACA JUGA: Muncul Lagi Ojol Baru di Kota Serang Pesaing Grab, Gojek dan Maxim


“Kami hanya berpesan supaya Banten On Time menjaga kondusivitas dengan ojol lain sehingga hubungan baik antar aplikasi ojek online tetap terjaga,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

X