• Jumat, 1 Juli 2022

Banyak Hoaks Tentang Haji, Kemenag: Jangan Percaya Medsos

- Senin, 7 Juni 2021 | 20:10 WIB
IMG-20210607-WA0032
IMG-20210607-WA0032

SERANG, BANTEN RAYA -  Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang menyampaikan ada banyak informasi palsu atau hoaks mengenai haji yang banyak tersebar di media sosial (medsos), khususnya WhatsApp. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai atas kabar bohong itu dan hanya berpegang pada sumber terpercaya.


"Jangan percaya medsos," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kota Serang Deni Rusli saat sosialisasi Keputusan Menteri Agama Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1422 H/ 2021 M, Senin (7/6/2021).


Deni menjelaskan, masyarakat, khususnya calon haji harus bisa mempercayai sumber terpercaya tentang informasi haji agar tidak termakan hoaks. Salah satu sumber informasi haji yang bisa dipercaya adalah situs resmi milik kemenag di kemenag.go.id. "Lihatnya website Kemenag," kata Deni.


Deni mengungkapan, sejumlah hoaks yang beredar di media sosial yang tidak boleh dipercaya oleh masyarakat di antaranya adalah informasi bahwa Indonesia telah mendapatkan kuota haji. Kemudian terkait dana haji habis digunakan oleh pemerintah dan dana haji habis untuk melunasi utang Indonesia ke Arab Saudi.


BACA JUGA: 9.374 Calhaj Banten Gagal Berangkat, Antrean Haji Jadi 26 Tahun


"Bagaimana kita bisa dapat kuota haji wong MoU (nota kesepahaman-red) dengan Saudi aja belum," katanya.


Terkait dana haji, Deni mengatakan, sampai saat ini masih aman dikelola Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sesuai dengan ketentuan syariah. (tohir)


 

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Segera Atur Jadwal, Bulan Juli Ada Hari Libur

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:09 WIB
X