• Rabu, 19 Januari 2022

Mengurai Hoax Terhadap FSPP dan Dana Hibah Pesantren

- Minggu, 6 Juni 2021 | 21:22 WIB
FSPP
FSPP

Pengantar


Dunia pesantren di Banten dibuat gaduh dengan beredarnya flyer hoax. Fenomena ini menunjukan bahwa di era post truth lembaga pesantren turut menjadi korban atas rangkaian kebohongan yang coba dilakukan oleh tangan-tangan jahat dengan mem-framing, labeling organisasi pesantren dengan terma radikal.


Sebagai seorang yang pernah menjadi santri, kami berkepentingan melakukan pembelaan pada para kyai. Sejak akhir Desember hingga kini beredar flyer hoax yang disebarkan tangan-tangan jahat yang tidak bertanggung jawab. Bahkan hingga kini fitnah terhadap FSPP masih berkeliaran di media sosial.


Berbasis informasi awal dan pendalaman fakta serta analisis Digital kami menemukan beberapa fakta tentang beredarnya flyer-flyer jahat yang mendiskreditkan Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP). Tulisan ini mencoba mengungkap fakta agar kita bisa lebih rasional melihat realitas di era post truth.


Mengenal FSPP


Berdasarkan informasi yang kami peroleh FSPP Provinsi Banten adalah organisasi pesantren yang ada di Provinsi Banten yang beranggotakan pesantren baik salafi maupun modern. Misi besar FSPP adalah silaturahim dan pemberdayaan pesantren, kami melihat model asosiasi pesantren seperti ini yang mencakup pesantren salafi dan modern baru kami temukan di Banten. Artinya FSPP adalah aset bagi Banten dimana kemajemukan berhasil disatukan. Di samping itu pengurus FSPP terbuka bagi kalangan manapun asalkan Muslim dan berkomitmen pada kemajuan pesantren.


Melihat kegiatan yang dilakukannya yang kami peroleh dari data digital tahun 2020 kami menemukan kegiatan yang dilakukan FSPP adalah mempropaganda budidaya pertanian Porang, gerakan Amal Umat 10.000 paket sembako bagi kiyai, ustaz dan guru ngaji yang bersumber dari dan oleh kiyai untuk kiyai, juga kegiatan sosialisasi vaksinasi bersama Dinkes Banten.


Kegiatan tersebut menggambarkan organisasi ini berkompetensi menjadi wadah bagi pesantren di Banten, tentu aktifitas tersebut selaras dengan program Jokowi terutama dalam hal ketahanan pangan di musim pandemi, apalagi kegiatan pembagian sembako bagi para ustadz yang terdampak pandemi menunjukkan kegiatan sosial yang jauh dari kata radikal yang selama ini diisukan.


Jejak Digital Penyebar Hoax

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

Penerimaan Kanwil DJP Banten Lampaui Target

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:03 WIB

Pemkab Lebak Kembali Berlakukan WFO 50 Persen

Rabu, 19 Januari 2022 | 07:52 WIB

Ketua Gapensi Lebak Bantu Dana Untuk FPTI Lebak

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:42 WIB
X