• Selasa, 28 Juni 2022

PDAB Kota Serang Belum Bisa Salurkan Air Bersih ke Sentra IKM Margaluyu

- Jumat, 14 Mei 2021 | 17:08 WIB
Dirut PDAB Tirta Madani Nana Sukmana
Dirut PDAB Tirta Madani Nana Sukmana

SERANG, BANTEN RAYA - Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirta Madani Kota Serang belum bisa menyalurkan air bersih untuk kebutuhan kios Sentra Industri Kecil Menengah atau IKM Margaluyu di Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kendalanya, karena keterbatasan pipanisasi untuk menyalurkan air bersih ke titik lokasi.


Dirut PDAB Tirta Madani Kota Serang Nana Sukmana mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa menyalurkan sarana air bersih untuk Sentra IKM Margaluyu, lantaran terkendala pipanisasi.


"Air pasti ada ke sana karena sudah kami programkan. Cuma program ini belum bisa mencapai ke titik sana. Ya kendalanya pipanisasinya yang belum mencapai ke sana baru mencapai 1,5 kilometer," kata Nana, dihubungi via ponselnya, Jumat (15/5/2021).


Ia menjelaskan, sambungan langganan (SL) berjarak 1,5 kilometer tersebut bersumber dari bantuan pemerintah pusat tahun 2021. Untuk menyambungkan air bersih ke titik lokasi membutuhkan pemasangan pipanisasi sekitar 1,5 kilometer lagi. 


Oleh karena itu, pihaknya berharap ada dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Serang, sehingga bisa memenuhi sambungan langganan (SL) air bersih di wilayah tersebut.


"Itu bantuan dari pemerintah pusat. Berarti kekurangannya perlu didorong sama-sama, apakah dari Pemkot Serang atau dari mana. Kalau ada pengembangan kesana harus semua sektor mendukung dari DPUTR-nya, dari DPKP-nya, kira-kira gitu. Nah PDAB kewajiban menyalurkan airnya. Ini mungkin tinggal koordinasinya daja dengan OPD terkait," jelasnya. 


BACA JUGA: Puluhan Kios Sentra IKM Margaluyu Mubazir


Diberitakan sebelumnya, Puluhan kios yang rencananya akan dijadikan Sentra IKM, hingga kini belum difungsikan. Sebab, kualitas air di lokasi dikeluhkan oleh para calon penghuni kios karena masih payau. 


Padahal kondisi kios sudah representatif dan layak dihuni. Alhasil pemanfaatan kios yang dibangun menggunakan dana alokasi khusus (DAK) tersebut belum maksimal.

Halaman:

Editor: Dewa

Tags

Terkini

X