BANTENRAYA.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Serang kembali mengusung Budi Rustandi sebagai bakal calon Walikota Serang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) edisi berikutnya.
Target tinggi untuk Budi Rustandi itu diusung sejalan dengan rencana yang akan dilakukan di Pilkada Banten berikutnya dengan mengusung kembali Andra Soni sebagai calon Gubernur Banten 2 periode.
Selain Andra Soni dan Budi Rustandi, Gerindra juga pada Pilpres 2029 mendatang akan kembali mengusung Prabowo Subianto.
BACA JUGA: Tunggu Penandatanganan PKS, Pemkab Serang Segara Buang Sampah ke TPSA Cilowong
Diketahui, Budi Rustandi sendiri belum genap menjabat setahun menjadi Walikota Serang karena baru dilantik pada 20 Februari 2025 lalu.
Target kursi Walikota Serang ini terungkap dalam acara konsolidasi akhir tahun 2025 DPC Gerindra Kota Serang yang digelar di Taman Athaya Raya, Kelurahan Sepang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Sabtu 27 Desember 2025.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang sekaligus Walikota Serang Budi Rustandi, para Anggota DPRD Kota Serang Fraksi Gerindra, serta kader partai dari tingkat kecamatan dan kelurahan.
Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kota Serang, Edi Santoso mengatakan, Budi 2 periode adalah target yang diusungnya.
BACA JUGA: Ada Cek Kesehatan Gratis Kanker Serviks, Warga Mancak Malah Kabur Saat Hari Pemeriksaan
“Pak Prabowo 2 periode, Pak Andra Soni 2 periode, dan juga Pak Budi 2 periode,” ujar Edi kepada wartawan.
Tak hanya itu, ia menegaskan, Gerindra harus menjadi juara di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 mendatang dan meraih enam kursi di parlemen, dari seluruh daerah pemilihan (dapil) yang ada di Kota Serang.
“Dan kita juga menargetkan ke depan bagaimana caranya Gerindra menang di parlemen, iya menambah kursi dan harus menjadi juara,” tegas dia.
Selain mengincar kursi Walikota Serang, pihaknya juga akan kembali merebut kursi pimpinan DPRD Kota Serang. Pada periode sebelumnya, Budi Rustandi sempat menduduki jabatan tersebut.
Lantaran Gerindra Kota Serang kalah dan hanya meraih 5 kursi di perlemen, maka jabatan tersebut beralih ke Golkar yang meraih 6 kursi.
“Kita sesuai target Pak Walikota (Budi Rustandi) adalah ketua, pimpinan DPRD,” terangnya.
Untuk memenuhi target tersebut, Edi mengaku bahwa pihaknya sudah menyusun rancangan 100 kepengurusan di tingkat kelurahan, dengan total 6.700 kader yang akan bergerak berjuang bersama-sama.
“Jadi mulai dari sekarang sudah harus bergerak,” tandas Edi.
Diketahui, waktu pelaksanaan pilakda serentak edisi berikut kini sedang menjadi bahan diskusi.
Penyelenggaraan pemilu dan pilkada serentak di tahun yang sama pada 2024 jadi pengalaman yang berat bagi penyelenggara.
Dua lembaga utama, KPU dan Bawaslu sama-sama mengakui beban kerjanya luar biasa. Kini, mereka menawarkan opsi perbaikan untuk Pemilu 2029.
Ada opsi yang menyatakan pemilu nasional dan lokal tetap diserentakan namun ada yang yang dipisah untuk pemilu nasional 2029 dan lokal di 2030-2031. ***
















