BANTENRAYA.COM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Tegal Ratu 009 yang berada di Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon diharapkan menjadi yang terbaik dan percontohan nasional.
SPPG Tegal Ratu 009 sendiri baru saja diresmikan oleh sejumlah pejabat seperti Walikota Cilegon Robinsar, Ketua Umum Yayasan Bakti Bela Negara Seno Adji, Dandim 0623 Cilegon Letkol Cpm Imam Bukhori, CEO PT Bhakti Bela Negara M. Fachry Anggara, Ketua Koperasi Garuda Bhakti Bela Negara Erlambang Trisaksi pada Rabu, 17 Desember 2025.
SPPG Tegal Ratu 009 sendiri dibawah naungan Yayasan Bhakti Bela Negara.
Ketua Umum Yayasan Bhakti Bela Negara atau YBBN Seno Adjie mengatakan, SPPG Tegal Ratu 009 diharapkan bukan hanya melakukan pemenuhan gizi, tetapi juga berdampak pada ekonomi.
“Ini sumbangsih kita dari Yayasan Bhakti Bela Negara untuk masyarakat Cilegon, ini baru dapur yang pertama. Insha Allah nanti ada titik-titik lain yang kita ingin bangun,” kata Seno Adjie kapda awak media.
BACA JUGA: Dana MBG Diduga Ditahan Yayasan, SPPG Bayah Barat 3 Setop Beroperasi
Yayasan Bhakti Bela Negara memberikan perhatian khusus dan apresiasi kepada Bhakti Bela Negara Provinsi Banten.

“Kemarin sudah ada demplot padi di Banten di lahan 700 hektar, dengan benih padi unggulan, semoga berhasil sukses dihadiri oleh Pak Menko Pangan (Zulkifli Hasan), semoga menjadi benih bibit padi yang akan digunakan secara nasional. Khusus ini apresiasi untuk Provinsi Banten,” kata Seno.
Ia mengungkapkan, hasil panen padi tersebut nantinya dapat dibeli oleh SPPG sebagai bahan untuk menu Makan Bergizi Gratis atau MBG yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.
“Kita mulai dari Banten baru melebar ke mana-mana. Kita ingin mengayomi petani-petani Banten supaya kesejahteraanya meningkat. Kita ingin menyejahterakan semua kalangan di sekitar Cilegon dengan diresmikan dapur MBG di Cilegon,” ujarnya.
Seno Adjie menambahkan, kualitas dapur MBG dibawah Yayasan Bhakti Bela Negara kualitasnya akan sangat dijaga dengan baik.
BACA JUGA: Tinjau SPPG Parung Serab, Sachrudin Pastikan Penyediaan MBG Sesuai Prosedur
“Semoga ini menjadi acuan proyek MBG nasional, pilot project nasional,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara atau YBBBN Provinsi Banten Sahruji mengaku siap menjalankan petunjuk YBBN pusat dalam rangka membangun ketahanan pangan.
“Dari kita melakukan penanaman padi, kita menyejahterakan petani sekaligus sinergi dengamn MBG. Nanti koperasi Yayasan Bhakti Bela Negara bisa membangun kemitraan dan mendukung kebutuhan MBG dan bahan pokok untuk MBG yang kita kelola merupakan yang berkualitas,” tuturnya.
Sahruji yang juga tokoh masyarakat Kota Cilegon mengaku, bakal kembali membangun dapur MBG di wilayah lain di Kota Cilegon.
“Perdana dapur MBG yang diresmikan YBBN Pusat, nanti akan kita bangun di daerah lain,” ucapnya.
BACA JUGA: Dukung Akselerasi SPPG, Pemkot Tangerang Dorong Optimalisasi Layanan MBG
Sahruji menambahkan, SPPPG Tegal Ratu 009 akan melayani sekitar 3.300 siswa.
“Target akan mulai melayani dan produksi setelah libur semester atau Januari 2026,” paparnya.
Di tempat yang sama, Walikota Cilegon Robinsar mengatakan, program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.
“Bagi Pemerintah Kota Cilegon, Dapur SPPG ini bukan hanya sebagai sarana produksi makanan bergizi untuk meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Saat ini sudah ada sekitar 40 orang yang terlibat sebagai relawan,” kata Politisi Golkar ini.***















