“Tentu Cilegon menjadi prioritasnya. Nanti jika belum memadai akan diambil dari daerah lain,” ujarnya.
“Sekarang ini di perusahaan kami sendiri ada 20 orang tapi itu dari Bandung yang bekerja. Ini kami masih akan terus pengembangan untuk perusahaan,” ujarnya.
Toshimasa menyatakan, pemenuhan ini bukan hanya untuk Kyotsu saja. Namun, jika para pekerja dari Kota Cilegon bagus maka kolaga dan perusahaan rekanan lainnya di Jepang, terutama yang ada di Hokkaido pasti juga akan meminta.
“Tidak hanya kami saja tentunya. Namun, juga banyak perusahaan lainnya di wilayah kami yang pasti akan butuh. Kami ingin driver yang bekerja itu sangat aman dan mengutamakan keselamatan. Kami ingin yang terbaik,” ujarnya. ***















