BANTENRAYA.COM – Seorang pekerja bangunan bernama Asturi 45 tahun, meninggal dunia setelah tertimpa cor beton di Perumahan Taman Alam Lestari, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang pada Kamis, 25 Septermber 2025.
Asturi meninggal dunia akibat tertimpa cor beton untuk dak bangunan talang air yang ambruk.
Unit Reskrim Polsek Taktakan dan Satreskrim Polresta Serang Kota telah melakukan olah TKP di Perumahan Taman Alam Lestari, Kelurahan Lialang, Kecamatan Taktakan, Kota Serang
Polisi juga memeriksa saksi-saksi.
Kasi Humas Polresta Serang Kota Ipda Raden Maulani mengatakan, peristiwa tragis itu bermula pukul 07.30 WIB.
BACA JUGA: Pintu Plat Baja di Kantor Bupati Pandeglang Jadi Bahan Candaan di Media Sosial
Saat itu, korban bersama anaknya, Surya yang berusia 21 tahun tengah bekerja di lokasi kejadian.
“Surya melakukan pengadukan semen dan pasir, sedangkan korban pasang bata,” katanya
Raden menjelaskan, sekitar pukul 10.30 WIB, korban melepaskan tiang-tiang bambu penahan cor beton untuk dak talang sepanjang tujuh meter yang sudah dicor sejak 18 September 2025.
“Ketika bambu dilepas oleh korban dengan cara di palu dan dicungkil menggunakan linggis untuk membuka paku. Cor beton dak talang sepanjang 7 meter jatuh dan menimpa kepala serta tubuh korban,” jelasnya.
Raden menerangkan, korban tewas di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala dan tubuh. Korban berhasil dievakuasi dari reruntuhan oleh petugas gabungan.
BACA JUGA: Ibu-Ibu di Kota Cilegon Ngomel, Harga Cabai Merah Keriting Tembus Rp 70 Ribu per Kg
“Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Drajat Serang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” terangnya.
Raden menjelaskan saat ini polisi bersama Unit Reskrim Polsek Taktakan dan Satreskrim Polresta Serang Kota telah melakukan olah TKP serta memeriksa saksi-saksi
“Coran beton selesai dikerjakan pada 18 September 2025. Sedangkan korban bersama saksi bekerja sejak 31 Agustus 2025,” jelasnya.***


















