BANTENRAYA.COM – Pengguna jalan jenis angkutan umum mengeluhkan pembangunan Jembatan Cirokoy di Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Pasalnya, proyek jembatan kerap menimbulkan kemacetan, hingga berdebu.
Pengurus bus jurusan Labuan-Jakarta, Mayali mengatakan, dirinya banyak menampung keluhan dari para awak angkutan umum yang melintas di Jalan Raya Labuan-Pandeglang, karena sering terjebak macet akibat pekerjaan pembangunan Jembatan Cirokoy.
“Iya, sopir-sopir pada ngeluh. Bagaimana mau dapat penumpang banyak, kalau kondisi jalannya macet karena ada pembangunan jembatan,” katanya, Jumat 12 September 2025.
BACA JUGA : Kemendikdasmen Larang Siswa Demonstrasi, Komisi V DPRD Provinsi Banten Respons Begini
Kata dia, kemacetan di Jembatan Cirokoy dinilai merugikan para sopir angkutan umum termasuk Bus Labuan-Kalideres Jakarta dan minibus jurusan Cibaliung dan Sumur-Serang.
“Jelas lah banyak masyarakat mengeluhkan termasuk para sopir angkutan umum yang melintas,” ujarnya.
Pengurus bus lainnya, Agus menilai, pembangunan jembatan sering kali menimbulkan kemacetan. Dia berharap, pembangunan jembatan tersebut segera rampung.
BACA JUGA : ACC Bagi-bagi Emas di Bulan Pelanggan Nasional
“Iya, suka macet, karena buka tutup. Kami berharap semoga pembangunannya segera selesai,” harapnya.
Berdasarkan papan informasi, biaya pembangunan pengganti Jembatan Cirokoy mencapai Rp3.985.268.000 program Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten Satker PJN wilayah 1 PPPK 1.3 Provinsi Banten.
Waktu pengerjaan pembangunan embatan itu sendiri selama 150 hari kalender. Adapun kontraktor pelaksana PT Bangun Cipta Azima Mandiri. *















