BANTENRAYA.COM – Siswa dari Sekolah Menengah Kejuaraan Negeri atau SMKN 6 Kota Serang Ajis Firdaus, berhasil meraih juara satu Festival Vokasi Satu Hati 2025 dan akan mewakili Banten di tingkat nasional pada Februari 2025.
Pada kompetisi yang diikuti oleh siswa kelas XII ini, melibatkan 20 SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Astra Honda di Banten.
Technical Service Department Head PT Mitra Sendang Kemakmuran atau MSK Dadang Adi Saputro mengatakan, para peserta diberikan tantangan untuk menganalisis permasalahan pada mesin, rangka, kelistrikan, serta troubleshooting sepeda motor Honda.
Selain itu, mereka juga diuji dalam memahami teknologi terbaru, termasuk sepeda motor listrik, baik secara teori maupun praktik.
Baca Juga: Pilar Saga Ichsan Larang Mobil Dinas Pemkot Tangsel untuk Liburan Saat Nataru
“Kompetisi ini menjadi wadah untuk menguji kemampuan teknis serta pemahaman terhadap perkembangan teknologi terkini dalam industri otomotif,” kata Dadang dalam keterangan tertulis yang diterima Bantenraya.com, Kamis 12 Desember 2024.
Sebagai pemenang, Ajis akan mendapatkan pendampingan khusus selama satu bulan dari Main Dealer PT MSK untuk mempersiapkan dirinya menghadapi kompetisi di tingkat nasional.
“Festival Vokasi Satu Hati ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kami untuk terus mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri otomotif,” ujarnya.
Selain Ajis, Muhammad Reza dari SMK Plus Miftahul Ihsan Cilograng berhasil meraih juara kedua, dan Muhammad Pandu Winata dari SMKS Muhammadiyah Tirtayasa menjadi juara ketiga.
Melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk sekolah-sekolah vokasi, PT MSK berharap dapat memberikan kontribusi besar dalam memajukan industri otomotif di Indonesia. Sinergi Bagi Negeri adalah semangat kami untuk terus berbagi ilmu dan keterampilan guna mencetak talenta terbaik di bidang otomotif.
“Kegiatan ini sejalan dengan upaya Honda untuk memberikan dukungan kepada pendidikan vokasi melalui pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri, sekaligus menciptakan generasi yang kompeten dan siap berkontribusi dalam dunia kerja,” ujar Dadang.
Dengan terus memperkuat sinergi antara industri, sekolah, dan masyarakat, diharapkan Indonesia dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di tingkat global.
“Acara diadakan secara bertingkat mulai dari tingkat sekolah, regional, hingga nasional ini bertujuan untuk mengasah keterampilan teknis para siswa dalam menghadapi tantangan dunia industri otomotif, khususnya sepeda motor Honda,” kata Dadang.***















