BANTENRAYA.COM – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang digelar pada Mei mendatang masih dihantui korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) dewan hakim.
Untuk itu, dalam acara orieantasi dewan hakim Walikota Cilegon Helldy Agustian akan memberikan arahan tegas.
Helldy menjelaskan, dirinya ingin agar dewan hakim bekerja secara jujur dan adil, sehingga nantinya kafilah yang menang benar-benar punya kualitas yang terbaik.
Baca Juga: Kunjungan ke Desa Wisata di Kabupaten Serang Masih Didominasi Wisatawan Lokal
“Penilian ini penting, karena para pemenang nantinya akan menjadi wakil Kota Cilegon dalam MTQ Banten, sehingga harus benar-benar jujur penilaianya, jangan sampai ada yang subjektif. Jadi nanti saya akan ingatkan dewan hakim,” katanya saat memimpin rapat persiapan MTQ ke 23, Kamis 18 April 2024.
Helldy menyatakan, dirinya juga ingin dalam acara nanti benar-benar meriah dan sukses. Untuk itu, tuan rumah yakni Kecamatan Pulomerak harus mempersiapkannya dengan baik.
“Kesuksesan acara itu 2, pesertanya banyak dan acara benar-benar bagus. Dua hal ini yang harus ditekankan bagi tuan rumah,” jelasnya.
Baca Juga: Polling Kandidat Calon Walikota Serang 2024-2029, Ibu Kota Banten Milik Siapa
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda) Kota Cilegon Rahmatullah menyampaikan, pihaknya tidak membantah jika masih ada satu dua oknum dari dewan hakim yang subjektif memberikan penilaian kepada peserta.
Namun, itu nanti akan ditegaskan kembali saat pembekalan dan orientasi kepada dewan hakim.
“Nanti kami akan tegaskan saat orientasi dewan hakim. Tentu saja ada tapi paling beberapa saja. Kami pasti akan tegas jika terbukti,” ucapnya.
Baca Juga: Terjangkit PMK, 3 Kerbau di Kabupaten Serang Dinyatakan Membaik
Untuk bisa mengantisipasinya, tegas Rahmatullah, akan ada batas interval penilaian juga antar hakim, sehingga tidak bisa memberikan terlalu besar nilai jika dewan hakim lainnya menilai kecil.
“Ada batasan interval penialan dalam setiap penampilan. Jadi kalau terlalu besar juga pasti akan dipertanyakan,” pungkasnya. ***











