BANTENRAYA.COM – Harga bawang merah di Pandeglang tengah menjadi sorotan setelah naik mencapai Rp 70 ribu per kilogram sepekan pasca Lebaran 2024.
Padahal normalnya, harga bawang merah di Kota Badak tersebut biasanya tak lebih dari Rp 40 ribu per kilogram.
Keluhan demi keluhan soal harga komoditas bawang merahdilontarkan oleh sejumlah pedagang maupun pembeli di Pasar Badak Pandeglang.
Baca Juga: Polling Kandidat Calon Bupati Pandeglang 2024-2029, Siapa Pantas Pimpin Kota Badak
Salah satunya Rohim, pedagang bumbu dapur yang dijumpai di kios dagangannya mengatakan, kenaikan harga bawang sebetulnya bukan hal baru ketika di momen hari-hari besar seperti Lebaran.
Namun, untuk tahun ini ia merasa lebih berat lantaran kenaikannya dibarengi dengan rendahnya daya beli masyarakat di Kabupaten Pandeglang.
“Harga bawang setelah lebaran kemarin itu Rp 70 ribu, kalau biasanya cuma Rp 40 ribu,” ujarnya kepada Bantenraya.com, Kamis, 18 April 2024.
“Sudahmah naik, beberapa tahun kebelakang juga yang beli itu kayak lebih sedikit, keliatan dari penjualan,” katanya.
Selain bawang merah, komoditas lain yang harganya ikut merangkak naik ialah bawang putih. Bawang putih saat ini berada dikisaran harga Rp 45 ribu dari Rp 35 ribu.
Kenaikan harga tersebut membuat Rohim sering mendapat komplain dari pelanggan. Padahal, kenaikan terjadi karena memang saat ini ia mengaku kesulitan mendapatkan stok barang.
“Stok barang dari Jawa juga gak ada. Stok barang abislah, terus saya kan ngambil barang dari Brebes, denger-denger juga lagi banjir. Kalo udah selesai mudah-mudahan normal lagi,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMperindag) Kabupaten Pandeglang Bunbun Buntaran mengungkapkan penyebab naiknya harga bahan pokok pasca Lebaran.
Menurutnya, di setiap momen Lebaran kenaikan harga bahan pokok sulit dihindari karena terkendala pada proses distribusi.
Baca Juga: Jadwal Tayang Lovely Runner Episode 5 dan 6: Im Sol Ingat Masa Lalu, Sun Jae Penyelamatnya
“Pasca lebaran memang biasanya ada hambatan, khususnya di distribusi atau transportasinya,” kata Bunbun.
Dia berjanji harga bawang akan kembali turun pekan depan karena, hambatan dari sisi tranportasi dan distribusi akan mulai berangsur membaik.
“Kita akan terus memantau harga di pasar-pasar Pandeglang untuk menekan harga bahan pokok,” ujarnya.
Baca Juga: Syafrudin Daftar Calon Walikota Serang ke PDIP, Bambang Janoko Semringah
Ia mengancam akan melibatkan aparat penegak hukum bagi siapapun siapapun oknum nakal yang kedapatan memanfaatkan momen kenaikan harga ini dengan cara menimbun.
“Kalo sampai ada yang menimbun, APH akan turun. Tentu ini bukan sesuatu yang baik bagi pasar di Pandeglang,” tandasnya. (aldi) ***
















