BANTENRAYA.COM – Pasca pemungutan suara Pemilu 2024, polisi perketat pengamanan di area Kantor Komisi Pemilihan Umum KPU Kabupaten Lebak dengan cara menambah personel dan berjaga selama 24 jam.
Penambahan personel dengan tujuan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi.
Diketahui, selama proses pemungutan suara pada Rabu 14 Februari 2024 sebanyak 803 personel disiagakan dan sekarang bertambah menjadi 853.
Kabag OPS Polres Lebak Kompol Eddy Prasetyo mengatakan, proses pengamanan masih berlangsung guna menciptakan kondusifitas di Kantor KPU Kabupaten Lebak, pihaknya nempertebal pengamanan.
Baca Juga: Aksi Penculik di Alun-alun Kota Cilegon, Balita Dibawa Kabur Dua Perempuan Tak Dikenal
“Ya pasca pemungutan suara pemilu 2024, kami menambah personel pengamanan, personel akan bergantian berjaga selama 24 jam,” kata dia kepada Bantenraya. com, Kamis 15 Februari 2024.
Ia mengungkapkan, pengamanan bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi saat KPU Lebak melakukan pemutakhiran data pemungutan suara.
“Setiap orang yang datang atau berkunjung ke KPU akan periksa secara humanis dan selalu berkoordinasi dengan pengamanan internal KPU,” ujarnya.
“Mudah-mudahan situasi pasca pemungutan suara situasi tetap aman dan kondusif seperti harapan kita semua,” sambungnya.
Baca Juga: Gurih-gurih Enyoy! 7 Tempat Makan Nasi Goreng di Pandeglang yang Rasanya Aduhai
Sementara itu, Kapolres Lebak, AKBP Suyono menuturkan, akan memastikan pengamanan berjalan lancar dan pemilu 2024 berjalan kondusif.
“Insyallah pemilu 2024 berjalan aman, terkendali ya, saya sudah minta kepada seluruh personel untuk bekerja dengan segenap jiwa, sampai pemilu betul betul selesai,” tutupnya.
Komisioner KPU Lebak, Iim Muhaimin mengucapkan terimakasih kepada para personel kepolisian yang bekerja keras dalam pengamanan.
“Apresiasi kepada petugas kepolisian ya, untuk menciptakan pemilu yang damai kita perlu bahu-membahu, karena ini bukan hanya hajat pribadi. Namun, hajat masyarakat Indonesia,” singkat dia.***



















