BANTENRAYA.COM – Akhir-akhir ini wilayah Kabupaten Pandeglang mulai diterjang hujan ringan hingga lebat.
Masyarakat yang tinggal di kawasan bencana banjir, hingga longsor diimbau untuk selalu waspada.
Berdasarkan data, beberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Pandeglang rawan bencana banjir dan longsor.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, puncak musim hujan diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2024.
Baca Juga: HMI Pertanyakan Kasus Hilangnya 15 Badak Jawa, Balai TNUK Diminta Tanggung Jawab
Kepala Seksi Rehabilitasi Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran Pandeglang, Lilis Sulistiati mengatakan, sudah melakukan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim hujan.
Hal ini dilakukan dalam upaya pengurangan risiko bencana alam. Terutama bencana banjir dan longsor.
“Sudah kami petakan. Mana saja daerah yang rawan bencana alam. Kita siapkan TRC (tim reaksi cepat) yang terus memantau kondisi cuaca,” kata Lilis, Jumat 12 Januari 2024.
Menurutnya, saat ini wilayah Kabupaten Pandeglang mulai diterjang hujan. Warga yang tinggal di kawasan bencana banjir maupun longsor untuk tetap waspada.
Baca Juga: Walikota Cilegon Helldy Agustian Mendadak Kumpulkan Lurah, Camat hingga Kepala Dinas
“Kami imbau masyarakat untuk selalu siap siaga. Jika ada bencana segera laporkan kepada kami,” ujarnya.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pemadam Kebakaran Pandeglang, Nana Mulyana mengatakan, selama menghadapi musim penghujan, pemerintah sudah mempersiapkan tim TRC, dan peralatan untuk penanganan kesiapsiagaan bencana alam.
“Kami ada tim TRC, ada tim Damkar serta Pusdalops. Jadi jadwal seharinya itu kita persiapkan personel 15 orang. Bilamana terjadi sesuatu nanti yang tidak piket itu difungsikan,” terangnya. ***













