BANTENRAYA.COM – Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat menekankan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Kota Serang tahun 2025-2045 tidak melulu mencakup pembangunan.
RPJPD Kota Serang tahun 2025-2024 harus merata di semua sektor, sehingga percepatan pembangunan Kota Serang selama 20 tahun merata.
Penekanan ini disampaikan Pj Walikota Serang Yedi Rahmat dalam sambutan acara forum konsultasi publik rancangan awal RPJPD Kota Serang tahun 2025-2045 di Hotel Le Dian, Ciceri, Kota Serang, Rabu 10/1/24).
Yedi Rahmat menekankan RPJPD Kota Serang tahun 2025-2045 jangan masalah pembangunan saja.
“Jangan mencakup semua pembangunan saja, tapi semua lini, termasuk penanganan stunting juga harus masuk dalam perencanaan. Spesifiknya hanya 20 persen, sedangkan yang 80 persen harus terdokumentasi dalam perencanaan,” ujar Yedi Rahmat, dalam sambutannya.
Baca Juga: Mau Ikut Gathering Tas Tes Bareng Ganjar dan Mahfud MD? Begini Caranya
Yedi Rahmat juga mengharapkan percepatan pembangunan di Kota Serang dengan memasukkan perencanaan pembangunan flyover atau jalan layang dari Ciceri sampai ke gerbang tol Serang Timur.
“Beberapa waktu lalu kami disuksi dengan Pak Sekda dan para kepala OPD. Kami harapkan jalan layang dari Le Dian sampai pintu tol Serang Timur, dan dari DPRD Kota Serang agar masuk di dokumen perencanaan langkah strategis Kota Serang,” ucap dia.
Yedi Rahmat pun mengharapkan perencanaan pembangunan rumah tidak layak huni dimasukkan dalam perencanaan RPJPD.
“Masih banyak rumah yang belum layak huni tolong belum dimasukan dalam dokumen perencanaan. Dan terakhir adalah masalah sosial,” katanya.
Ia berharap RPJPD Kota Serang selama 20 tahun itu berkualitas dan subtansif.
“Mudah-mudahan dokumen perencanaan berkualitas dan subtansif,” pungkas dia.
Acara forum konsultasi publik RPJPD Kota Serang 2025-2045 dihadiri Sekretaris Daerah Kota Serang Nanang Saefudin, para pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Serang, LSM, Ormas, dan masyarakat. ***
















