• Senin, 5 Desember 2022

Sebut Asap Pesawat Sebagai Penyebaran Bahan Kimia, Berikut Penjelasan Menurut BMKG

- Sabtu, 19 Februari 2022 | 19:38 WIB
Pesawat udara sedang terbang melintasi langit (Pixabay)
Pesawat udara sedang terbang melintasi langit (Pixabay)


BANTENRAYA.COM - Fenomena jejak yang ditinggalkan dari lintasan pesawat pada saat langit cerah, dengan berupa asap disebut dengan Contrail.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Contrail (Condensation Trail) merupakan awan berupa jejak lintasan pesawat dilangit.

Terkait hal tersebut diketahui melalui postingan akun Instagram @aviatonbmkg, dikutip Bantenraya.com, Sabtu, 19 Februari 2022.

Contrail dapat bertahan dalam bertahan dalam hitungan menit atau jam, lamanya keberadaan contrail dapat dipengaruhi oleh dua sebab, yakni:

1. Suhu dan kelembapan udara

Contrail yang bertahan lama dapat menjadi indikator bahwa udara yang berada dilapisan atas bersifat dingin dan juga lembab.

Suhu pada ketinggian 9.000 m dapat mencapai kurang dari -30°C, semakin lembab dan dingin atmosfer, contrail dapat dengan mudah terbentuk dan bertahan lama.

Baca Juga: Fadly Sebut Marissya Icha Tipe Cewek Ideal dan Begitu Juga Sebaliknya

2. Kecepatan angin

Semakin tinggi kecepatan angin di atmosfer, semakin mudah contrail untuk menghilang.
Pembentukan contrail sama seperti pembentukan awan pada umumnya, yaitu berdasarkan fungsi tekanan uap dan suhu.

Halaman:

Editor: Wisnu A Mahendra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X