Hukum Merayakan Tahun Baru Imlek Bagi Umat Muslim, Begini Jawaban Ustadz Abdul Somad

- Kamis, 27 Januari 2022 | 15:58 WIB
Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan terkait bagaimana hukum merayakan Tahun baru Imlek untuk umat muslim. (Instagram @UAS)
Ustadz Abdul Somad memberikan penjelasan terkait bagaimana hukum merayakan Tahun baru Imlek untuk umat muslim. (Instagram @UAS)

BANTENRAYA.COM - Masyarakat etnis Tionghoa akan merayakan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa 1 Februari 2022.

Malam Tahun Baru Imlek dikenal sebagai Chuxi yang berarti 'malam pergantian tahun'.

Lalu bagaimana hukum merayakan Tahun Baru Imlek bagi umat muslim? Begini jawaban dari Ustdaz Abdul Somad. 

Baca Juga: Ini Ternyata Sosok Dj Indah Cleo, yang Tewas Akibat Bentrok Di Sorong, Berikut Dengan Biodata Lengkapnya 

Dikutip Bantenraya.com dari channel YouTube @OFF Message:, Ustadz Abdul Somad mengatakan, bahwa tidak akan ditemukan dalil dari Aquran maupun as-Sunnah secara spesifik untuk dapat menyimpulkan hukum mengucapkan selamat Tahun baru Imlek.

Sebab, di dalam Alquran dan as-Sunnah tidak disebutkan secara spesifik terkait dengan kebolehan atau keharaman mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek.

Dimana ia muncul karena keinginan sebagian umat Islam yang hendak mengekspresikan sikap toleransinya kepada non-muslim.

Baca Juga: Jaring Wisatawan ke Anyer, Kelurahan Banjarnegara Kota Cilegon  Usulkan Pembangunan Pusat UMKM  

Maka, karena tidak ditemukannya di dalam Alquran maupun as-Sunnah yang secara tegas menghukuminya, kasus ini masuk dalam kategori ijtihadi.

Hakikatnya, jumhur ulama (mayoritas ulama-red) dari 4 madzhab besar dalam ilmu Fiqih (Maliki, Hanafi, Syafi’i, dan Hanbali) telah sepakat akan keharaman pengucapan selamat Tahun Baru Imlek.

Halaman:

Editor: Jermainne Tirta Dewa

Sumber: YouTube @OFF Message:

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X