• Selasa, 30 November 2021

Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut Nahdlatul Ulama

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 09:17 WIB
Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW mendatang. (pixabay.com/Pexels)
Sambut Maulid Nabi Muhammad SAW mendatang. (pixabay.com/Pexels)

BANTENRAYA.COM - Sebagian kalangan bertanya bagaimana hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan alasan Nabi tidak pernah mengajarkannya semasa hidup. 

Inti dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilaksanakan setiap bulan Rabiul Awwal dalam penanggalan tahun Hijriyah adalah mengenang momen kelahiran Nabi Muhammad SAW. 

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Kiai Said Aqil Siradj menjelaskan bagaimana hukum memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Baca Juga: Jadwal serta Lawan Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2021

Dikutip bantenraya.com dari nu.or.id bahwa Kiai Said menjelaskan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan sunah taqririyyah yaitu perkataan, perbuatan yang tidak dilakukan nabi, tetapi dibenarkan Rasulullah SAW. 

Memuji atau mengagungkan Rasullah SAW termasuk sunnah taqririyah karena tidak pernah dilarang oleh Rasulullah.    

Ini terbukti saat salah satu sahabat yang bernama Ka’ab bin Juhair bin Abi Salma memuji-muji Nabi Muhammad dalam bait nadhom yang sangat panjang. 

Baca Juga: 5 Link Twibbon Maulid Nabi Muhammad SAW 2021  yang Simple dan Elegan, Bisa Dipakai di Medsos

Di hadapan Nabi Muhammad kala itu Ka’ab mengatakan bahwa Nabi Muhammad adalah orang hebat dan orang mulia. 

Halaman:

Editor: M Hilman Fikri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Berikut Resep Tom Yum, Sup Asam Pedas Khas Thailand

Senin, 29 November 2021 | 20:00 WIB

Resep Bumbu Kuning, Cocok Dipakai di Segala Menu

Minggu, 28 November 2021 | 10:15 WIB
X