• Jumat, 28 Januari 2022

Bendera Merah Putih Dilarang Dikibarkan Usai Indonesia Juara Thomas Cup, Netizen: Gara-gara Atlet Telat….

- Senin, 18 Oktober 2021 | 07:57 WIB
Selebrasi Anthony Sinisuka Ginting usai menekuk tunggal China Lu Guang Zu (Instagram bwf.official)
Selebrasi Anthony Sinisuka Ginting usai menekuk tunggal China Lu Guang Zu (Instagram bwf.official)

BANTEN RAYA – Bendera Merah Putih tidak bisa dikibarkan saat Indonesia naik podium usai juara Piala Thomas.

Hilangnya Bendera Merah Putih di arena Thomas Cup dan malah diganti bendera PBSI menimbulkan tanda tanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ini adalah dampak dari hukuman Badan Anti Doping Dunia (WADA) yang menyeret nama Indonesa beberapa waktu lalu.

Sanksi WADA ini pun diperbincangan netizen di Indonesia terutama saat legenda bulu tangkis Indonesia Taufik Hidayat berkomentar pedas dan kesal Bendera Indonesia tidak bisa dikibarkan.

“Bukannya gara-gara kasus doping a Taufik?,” pemilik akun Instagram @bagusnurrakhman bertanya.

Pertanyaan pengguna Instagram ini dijawab oleh seseorang dengan akun @ummikaltsumcom.

“Kalau Rusia beda sebabnya. Mereka amat sangat fatal. Membuat atlet pakai doping secara sistematis. Jadi sanksi untuk Rusia sampai tingkat Olimpiade pun bendera dan lagu kebangsaan nggak boleh diputar. Kita masih boleh putar lagu kebangsaan (seperti di video),” tulis akin ini.

Pemilik akun @putri_khumairahwijaya15 ikut menbawah. “Ini beda kasus, kalau Rusia dulu emang atlet nya di suruh pakai sama pemimpinya makanya kalau mau ikut lagi turnamen olah raga tidak boleh pakai nama negaranya,” tulisnya.

Ada jga yang bilang bahwa sanksi WADA jatuh akibat atlet telat membuat laporan.

”Itu gara gara telat ngasih laporan test doping, kena hukuman Bendera Indonesia dilarang di kibarkan !! Gak tau sapa yang ngurus masalah kayak gitu, sayang banget,” tulis @irmayanisuardi.

Halaman:

Editor: Muhaemin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X