BANTENRAYA.COM – Harga telur ayam di Pasar Kranggot Cilegon masih mencapai Rp31 ribu per kilogram.
Semenjak memasuki bulan Ramadan, harga bahan pokok termasuk telur ayam meningkat drastis dari harga sebelumnya.
Dari hasil tinjauan di lapangan, harga telur ayam yakni mencapai Rp31 per kilogram dari harga sebelumnya Rp 29 ribu per kilogram.
Naiknya harga telur sangat berpengaruh kepada masyarakat, terutama para penjual yang menggunakan telur ayam sebagai salah satu bahan utamanya.
Salah satu pembeli di Pasar Kranggot Cilegon Ati mengatakan, dirinya membeli telur ayam karena untuk bahan jualannya selama Ramadan.
BACA JUGA: Resmi Hadir, Tecno Camon 50 Bakal Jadi HP Keren di Harga Tiga Jutaan
Tetapi karena harga telur ayam yang sedang naik, maka dirinya menaikan harga jualannya.
“Harga telur naik, jadi jualan saya juga naik harganya, ya ga banyak sih naiknya cuma Rp1000 saja,” katanya kepada Banten Raya, Jumat 20 Februari 2026.
Menjelang Ramadan hari ke 3, ia berharap harga bahan pokok termasuk telur dapat segera normal kembali harganya.
“Ya sebetulnya harga Rp 29 ribu juga mahal, tapi lebih mahal lagi kalau harganya Rp 31 ribu kayak sekarang. Ya semoga segera normal lagi harganya,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, salah satu pedagang di Pasar Kranggot Cilegon Tini mengungkapkan, dirinya tak bisa menjual seperti harga biasanya.
BACA JUGA: Xiaomi 17 dan 17 Ultra Segera Rilis di Indonesia, Ini Bocoran Spek dan Harganya
Karena, kata dia, dari pihak agennya untuk telur ayam harganya sudah naik.
“Dari agennya sudah naik harganya, ga mungkin kita jualnya seperti harga biasanya,” ungkapnya.
Diketahui kenaikan harga telur ayam sudah berlangsung selama satu pekan lamanya, sebelum puasa Ramadan.
“Harganya naik sudah seminggu, dari Rp 29 ribu jadi Rp 31 ribu,” pungkasnya.
Tak hanya telur ayam, harga bahan pokok di pasaran juga masih mengalami kenaikan dari harga sebelumnya, termasuk ayam.***
















